Jakarta, CNN Indonesia --
Bandara Internasional Jomo Kenyatta di Nairobi, Kenya, mengalami penundaan penerbangan alias delay pada Senin (16/2) akibat mogok kerja yang dilakukan oleh anggota serikat pekerja penerbangan.
Adapun Bandara Jomo Kenyatta ini merupakan salah satu pusat transportasi udara utama di Benua Afrika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perselisihan antara serikat pekerja penerbangan dan Otoritas Penerbangan Sipil Kenya berakar dari kegagalan dalam mencapai kesepakatan perundingan bersama.
Serikat pekerja sudah mengeluarkan pemberitahuan mogok kerja selama tujuh hari pada pekan lalu. Hal ini kemudian memicu upaya dari Otoritas Penerbangan Sipil untuk mengajukan gugatan ke pengadilan agar mogok tersebut dibatalkan.
Namun, Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja, Moss Ndiema, menyatakan bahwa aksi mogok ini adalah total dan hingga kini belum ada perintah pengadilan yang menghentikan aksi tersebut.
"Ini adalah aksi mogok total. Saya belum menerima perintah pengadilan yang menghentikan mogok," ujarnya kepada Reuters.
Dampak dari mogok kerja ini dirasakan oleh maskapai Kenya Airways dan Precision Air dari Tanzania.
Kedua maskapai ini melaporkan adanya penundaan dalam keberangkatan dan kedatangan pesawat di Bandara Jomo Kenyatta akibat gangguan pengendalian lalu lintas udara.
Operator bandara, Kenya Airports Authority, juga mengonfirmasi adanya penundaan penerbangan terjadi karena perselisihan tenaga kerja antara serikat pekerja dan otoritas penerbangan sipil. Situasi ini menyebabkan gangguan operasional di bandara tersibuk di Afrika tersebut.
(rti)

8 hours ago
7















































