Jakarta, CNN Indonesia --
Amerika Serikat resmi menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada Kamis (22/1).
Sementara itu Presiden China Xi Jinping memecat dua jenderal militer yang disebut melakukan pelanggaran disiplin serius, diduga terkait korupsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Senin (26/1).
AS Resmi Keluar dari WHO, Apa Alasannya?
Amerika Serikat secara resmi menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada Kamis (22/1) lalu.
Langkah ini merealisasikan perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada hari pertama masa jabatan periode keduanya tahun lalu yang berjanji mengeluarkan AS dari organisasi internasional tersebut.
"Pada 20 Januari 2025, Presiden Donald Trump menandatangani Perintah Eksekutif 14155 yang secara resmi memulai proses penarikan Amerika Serikat dari WHO[...]Sebagai tindak lanjut dari perintah tersebut dan setelah melewati masa pemberitahuan satu tahun yang diwajibkan, Pemerintah Amerika Serikat secara resmi keluar dari WHO pada 22 Januari 2026," bunyi pernyataan Kementerian Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS (HHS).
Dalam pernyataan itu AS menegaskan keputusan ini juga membuat seluruh pendanaan pemerintah AS untuk WHO dihentikan.
ICE Tembak Mati Perawat Alex Pretti Secara Brutal di Minneapolis
Petugas imigrasi Amerika Serikat (ICE) menembak mati seorang warga negara AS di Minneapolis, Minnesota, bernama Alex Pretti, Sabtu (24/1). Sebuah insiden yang menuai protes keras dan kecaman dari para pemimpin lokal dan merupakan insiden kedua bulan ini.
Dikutip dari Reuters, Pretti adalah seorang perawat ICU untuk sebuah rumah sakit lokal di Minneapolis. Dalam video yang viral di media sosial, terlihat Pretti semula merekam tindakan petugas ICE yang mendorong seorang perempuan pengunjuk rasa.
Seorang agen kemudian tampak menyemprotkan semprotan merica ke Pretti dan dua orang lainnya. Beberapa agen kemudian berusaha menahan Pretti di bawah, berusaha memukul, dan akhirnya melepaskan tembakan beberapa kali ke arah Pretti.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (Homeland Security) mengatakan petugas ICE harus melepaskan tembakan karena Pretti membawa senjata api. Namun, Kepala Polisi Minneapolis, Brian O'Hara, menyebut Pretti adalah pemilik senjata yang sah tanpa catatan kriminal selain pelanggaran lalu lintas.
Xi Jinping Pecat Dua Jenderal Militer Diduga Terkait Korupsi
Dua orang jenderal berpengaruh di pemerintah China tengah diselidiki karena diduga melakukan "pelanggaran disiplin serius", diduga terkait korupsi.
Kementerian Pertahanan China dalam sebuah pernyataan mengatakan Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) Zhang Youxia dan pejabat tinggi lainnya Liu Zhenli tengah diselidiki.
"Setelah peninjauan, telah diputuskan untuk memulai penyelidikan terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli," demikian pernyataan Kemhan China, dikutip AFP.
Zhang Youxia yang berusia 75 tahun adalah jenderal berpangkat tertinggi di China sebagai Wakil Ketua CMC. Dia juga merupakan anggota Politbiro berpengaruh dari badan eksekutif Partai Komunis China yang beranggotakan 24 orang.
Sementara itu Liu Xhenli berusia 61 tahun adalah Kepala Staf Departemen Gabungan CMC, yang mengawasi perencanaan pertempuran.
(dna)

5 hours ago
5
















































