AS-Iran Perang Lagi, Kemlu RI Serukan Semua Pihak Tahan Diri

4 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) meminta semua pihak menahan diri, usai Amerika Serikat kembali menyerang Iran pada Rabu (8/7) malam.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang menyampaikan pernyataan itu saat konferensi pers di Gedung Palapa, Kemlu, Kamis (9/7). 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait AS dan Iran, dalam konteks ini tentunya Indonesia menyerukan agar semua pihak dapat terus menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi, melakukan deeskalasi, mengedepankan dialog, menghormati hukum internasional, serta melanjutkan proses negosiasi," kata Yvonne.

Yvonne juga mengatakan Indonesia memandang penting proses perdamaian antara AS dan Iran sebagai upaya untuk menjaga stabilitas, keamanan, dan perdamaian kawasan.

"Dan memulihkan keamanan khususnya di Selat Hormuz," ungkap dia.

AS kembali menggempur Iran habis-habisan mulai Rabu malam. Hingga saat ini, ada 170 target di Iran yang jadi sasaran militer AS.

Sebagian besar serangan menargetkan wilayah selatan Iran. Namun, beberapa serangan masuk jauh ke pedalaman dan ke utara negara tersebut.

Imbas serangan brutal dalam dua hari ini, Kementerian Kesehatan Iran mencatat 14 orang tewas dan 78 lainnya mengalami luka-luka.

Iran juga melaporkan AS menyerang infrastruktur sipil seperti jembatan kereta api di Aqalla. Dalam video yang beredar tampak jembatan itu rusak parah.

Penargetan infrastruktur sipil penting seperti instalasi air dan listrik dapat dianggap sebagai kejahatan perang.

Menanggapi serangan ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bersumpah akan meluncurkan balasan yang lebih tegas.

(isa/dna/bac)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |