AS Wanti-wanti Warganya di Surabaya Waspada Demo saat Iran-AS Perang

5 hours ago 4

Surabaya, CNN Indonesia --

Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta bersama Konsulat Jenderal (Konjen) AS di Surabaya secara resmi mengeluarkan peringatan demonstrasi atau demonstration alert bagi warga negaranya yang berada di Jawa Timur.

Langkah itu, dilakukan menyusul adanya potensi aksi massa sebagai respons atas dinamika konflik geopolitik yang tengah memanas di kawasan Timur Tengah.

"Demonstration Alert. Mengimbau adanya kemungkinan demonstrasi spontan terkait perkembangan situasi di Timur Tengah yang dapat terjadi di Surabaya pada 13 Maret 2026, pukul 12.00-18.00 WIB," tulis Kedubes AS, Jumat (13/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan di akun Instagram resmi @usembassyjkt dan @uscongensby, mereka mengimbau warga AS untuk untuk menghindari beberapa titik vital di pusat Kota Surabaya.

Pihak AS secara spesifik mengidentifikasi tiga area utama yang perlu dihindari untuk meminimalisir risiko keamanan, yakni Jalan Sedap Malam, Jalan Gubernur Suryo depan Gedung Negara Grahadi, serta area pusat kota atau downtown Surabaya.

Otoritas keamanan setempat juga diprediksi akan melakukan penebalan personel serta rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tersebut.

Warga negara asing, khususnya warga AS, disarankan untuk tetap menjaga profil rendah atau low profile dan terus memantau perkembangan melalui media lokal.

Selain itu, mereka diminta untuk bersiap menyesuaikan rencana perjalanan apabila terjadi penutupan jalan atau pembatasan akses oleh aparat kepolisian di lapangan.

Menanggapi situasi keamanan global yang fluktuatif, perwakilan Konjen AS di Surabaya, Arieshadela, menyatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah sosialisasi secara berkala.

"Kami membagikan Peringatan Global (Worldwide Caution) dari Departemen Luar Negeri pada media sosial kami sejak 28 Februari," kata Arieshadela saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Ia menyebut, peringatan ini merupakan bagian dari protokol keamanan yang telah dikoordinasikan sebelumnya melalui berbagai platform komunikasi resmi.

"Kami juga telah mempromosikan Smart Traveler Enrollment Program (STEP) dari Departemen Luar Negeri melalui akun media sosial kami agar warga negara Amerika dapat menerima pemberitahuan email secara tepat waktu, peringatan perjalanan, serta pembaruan keamanan yang spesifik sesuai lokasi mereka," pungkasnya.

[Gambas:Instagram]

(frd/dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |