Iran Sebut Akan Ada Biaya untuk Kapal Lintasi Selat Hormuz

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Iran mengatakan akan ada biaya yang mungkin akan dikenakan untuk kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan biaya "layanan" itu dikenakan demi menjaga dan memelihara lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selat Hormuz sangat penting bagi kami, dan kami telah mengadopsi prosedur tertentu sesuai hukum internasional untuk melindungi keamanan nasional Iran dan Republik Islam Iran," kata Baghaei dalam konferensi pers, seperti dikutip Reuters.

Meski demikian Baghaei menyebut pihaknya masih memerlukan jangka waktu tertentu untuk mendiskusikan masalah penting ini dengan pihak lain.

"Begitu banyak layanan lain yang akan ditawarkan oleh Iran dan Oman, dan ini akan memerlukan biaya. Oleh karena itu, biayanya akan ada dan ini jelas," ungkap Baghaei.

"Kami selalu menegaskan bahwa kami tidak berusaha memungut biaya transit, namun biaya untuk layanan navigasi, perlindungan lingkungan, asuransi kapal, dan layanan lain yang diperlukan akan dikenakan," imbuhnya.

Pernyataan terbaru Iran berbeda dengan komentar Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance, yang menyebut tidak akan ada biaya pada pengiriman melalui Selat Hormuz.

Vance menyebut AS memperkirakan Iran tidak akan membebankan biaya di Selat Hormuz, meski masalah itu masih akan dibahas sebagai bagian dari kesepakatan kedua negara.

"Harapan kami adalah selat itu akan dibuka dengan cara bebas biaya untuk jangka panjang, dan hal itulah yang akan kami pikirkan dalam negosiasi teknis ini," ujar Vance dalam wawancara dengan CNBC.

Presiden AS Donald Trump menyatakan nota kesepahaman untuk menyelesaikan konflik secara damai akan ditandatangani pada Jumat 19 Juni di Swiss.

Trump memastikan Selat Hormuz akan dibuka kembali pada 19 Juni, dan dia telah memerintahkan pencabutan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Iran sementara itu menyebut selat itu akan dibuka kembali untuk semua kapal komersial, setelah memorandum tersebut ditandatangani.

Menurut kantor berita semi-resmi Iran Fars, berdasarkan memorandum itu lalu lintas laut melalui Selat Hormuz akan diatur oleh Iran melalui koordinasi dengan Oman.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |