Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

10 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) menyatakan empat terduga pelaku yang membunuh warga negara Indonesia (WNI) di Armenia kini diamankan otoritas setempat.

Direktur Pelindungan WNI Heni Hamidah mengatakan mulanya petugas di Armenia menangkap enam orang terduga pelaku pembunuhan, tetapi dua orang di antaranya dilepaskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung. Dan disampaikan bahwa baik korban maupun terduga pelaku ini merupakan warga negara Indonesia," kata Heni saat konferensi pers di Gedung Kemlu, Kamis (23/7).

Dia lalu berujar, "Pihak keamanan setempat telah mengamankan enam orang WNI yang diduga pelaku. Hanya dua orang diantaranya sudah dilepaskan sementara empat orang WNI lainnya masih menjalani proses hukum yang masih dalam proses penyelidikan."

Heni juga mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kyiv telah menyampaikan nota diplomatik ke Kementerian Luar Negeri Armenia untuk memperoleh akses kekonsuleran.

Lebih lanjut, Heni menyebut terkait repatriasi jenazah saat ini masih dalam proses.

Sebelumnya, WNI asal Sulawesi Selatan Valenth A Tambuto ditemukan tewas dalam kondisi mulut dan tangan dilakban di dalam kamar mesnya di Armenia.

Kabar Valenth tewas pertama kali diketahui keluarga pada pada 15 Juli. Adik korban Arnold Tambuto mengaku masih berkomunikasi dengan kakaknya, beberapa jam sebelum menerima kabar duka itu.

Arnold menyebut komunikasi terakhir terjadi sekitar pukul 01.00 WITA pada Rabu (15/7) atau Selasa (14/7) waktu Armenia. Saat dicek, korban ditemukan dalam kondisi tangan dan mulut dilakban.

Arnold keluarga mendapat informasi yang mengarah pada dugaan pembunuhan di balik kematian Valenth.

"Memang informasi itu (pembunuhan) banyak yang menyebutkan. Kami dapat informasi dari beberapa kerabat dekat dan juga dari pacar almarhum sendiri," kata Arnold Tambuto kepada wartawan, seperti dikutip detiksulsel.

Menurut kesaksian Arnold, salah satu dugaan motif yang diterima adalah kebiasaan korban yang sering meminjamkan uang ke teman-temannya. Dari informasi itu mengarah bahwa rekan-rekan korban itu lah yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |