Jakarta, CNN Indonesia --
Korban tewas akibat kecelakaan kapal feri yang mengangkut 95 orang di Zimbabwe, pada Sabtu (15/8) waktu setempat, tercatat telah menembus 72 orang.
Insiden mengerikan ini terjadi di Danau Karibia, perbatasan Zimbabwe dan Zambia. Kapal transportasi publik yang diduga mengalami over kapasitas penumpang ini tenggelam setelah sebelumnya dihantam oleh ombak besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data terbaru, pihak berwenang Zimbabwe kembali menemukan 25 jenazah dari kapal yang tenggelam yang menambah jumlah korban tewas menjadi 72 orang. Pencarian terhadap penumpang lain yang belum ditemukan, masih terus dilakukan.
Peristiwa ini disebut sebagai salah satu bencana paling mematikan di Zimbabwe.
"Jumlah korban tewas dalam kecelakaan kapal RIDA di Kariba kini mencapai 72 orang setelah ditemukannya 3 jenazah lagi pada larut malam tanggal 15 Agustus 2026," demikian pernyataan polisi pada Sabtu malam, dikutip dari AFP.
"Seiring dengan itu proses identifikasi terhadap jasad korban terus berjalan."
Pada Sabtu tak lama setelah kecelakaan terjadi, polisi mengumumkan korban tewas akibat kecelakaan kapal feri ini berjumlah 68 orang.
Pihak berwenang belum dapat memberikan identitas korban secara detail. Namun, mayoritas penumpang disebut adalah penduduk desa dan pedagang ikan yang hidup di sekitar Danau Karibia.
Pejabat setempat menyebut kapal feri itu mampu mengangkut hingga 90 orang, namun saat kecelakaan kapal tersebut mengangkut 114 orang dewasa, 5 kru kapal dan sejumlah anak-anak yang belum jelas jumlahnya.
(afp/wis)

1 hour ago
2
















































