Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah ledakan merusak sebuah sekolah Yahudi di Amsterdam, Belanda, pada Sabtu (14/3) pagi. Tidak ada korban dalam insiden tersebut.
Dikutip dari Reuters, ledakan di sekolah di lingkungan perumahan kelas atas ini hanya menyebabkan kerusakan terbatas. Wali Kota Femke Halsema mengatakan polisi dan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dengan cepat.
Halsema menganggap insiden ini sebagai "serangan yang disengaja terhadap komunitas Yahudi". Keamanan di sinagoge dan lembaga Yahudi di Amsterdam telah ditingkatkan setelah serangan pembakaran semalam di sebuah sinagoge di pusat Rotterdam pada hari Jumat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian setempat sedang menyelidiki rekaman kamera yang tampaknya menunjukkan orang yang meledakkan bahan peledak tersebut.
"Ini adalah tindakan agresi yang pengecut terhadap komunitas Yahudi. Orang-orang Yahudi di Amsterdam semakin sering menghadapi antisemitisme. Ini tidak dapat diterima," ujar Halsema dikutip dari Sky News.
Kekhawatiran tentang kemungkinan serangan terhadap komunitas Yahudi di seluruh dunia telah meningkat menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran.
Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran sejak 28 Februari lalu. Iran dan sekutunya di Lebanon, Hizbullah, telah membalas dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara lain di Timur Tengah.
Perang tersebut telah mengguncang pasar global dan menaikkan harga minyak. Hal itu dikarenakan pihak Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) telah menutup Selat Hormuz, yang menjadi jalur pelayaran internasional untuk minyak dan gas paling krusial di dunia.
Duta Besar Iran untuk PBB mengatakan lebih dari 1.300 orang telah tewas di Iran akibat serangan AS dan Israel. Israel mengatakan 12 orang telah tewas di Israel akibat serangan Iran. Militer AS mengatakan tujuh anggotanya telah tewas.
(har)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
1
















































