Memanas, Saudi dan UEA Tangkis Serangan Rudal dan Drone Iran

5 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Negara-negara Teluk menghadapi serangan rudal pada Jumat (20/3) pagi. Pertahanan udara Uni Emirat Arab dan Kuwait dipastikan telah menanggulangi serangan rudal yang diarahkan ke mereka.

AFP pada Jumat (20/3) memberitakan bahwa otoritas Arab Saudi pada waktu yang sama juga dilaporkan mencegat serangan drone yang menyasar wilayah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, Kementerian Dalam Negeri Bahrain juga melaporkan bahwa pecahan peluru dari yang mereka sebut sebagai "agresi Iran" telah memicu kebakaran di gudang mereka.

Meski sirene serangan udara sempat diaktifkan, pihak berwenang memastikan api berhasil dikendalikan tanpa adanya laporan korban luka dan korban jiwa.

Militer Kuwait, dalam pernyataan resminya, juga menyatakan pertahanan udara mereka telah "menanggapi ancaman rudal dan drone musuh."

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, hanya media pemerintah UEA secara spesifik menyebutkan dan melaporkan "ancaman rudal dan drone yang datang dari Iran."

Menyusul laporan-laporan dari negara Teluk, Garda Revolusi Iran (IRGC) melalui kantor berita Tasnim mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Mereka menyatakan telah menargetkan pasukan Amerika Serikat di pangkalan udara Al-Dhafra, UEA, serta beberapa lokasi di Israel menggunakan kombinasi rudal dan drone.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai jatuhnya korban jiwa.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengonfirmasi intensitas serangan yang tinggi dengan pasukan mereka "mencegat dan menghancurkan" 10 drone di bagian timur, dan satu drone tambahan di bagian utara negara tersebut. Hal itu disebut terjadi kurang dari dua jam.

Rangkaian serangan itu kelanjutan dari eskalasi yang terjadi pada Kamis (19/3), saat drone menghantam kilang minyak Saudi di Laut Merah serta memicu kebakaran di dua kilang minyak di Kuwait.

Iran dilaporkan terus meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan Teluk sebagai bentuk balasan atas kerusakan besar di pusat gas terbesar dunia, Ras Laffan di Qatar, yang sebelumnya diserang Israel.

(afp/chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |