Menlu Turki Jamu Bos Hamas Baru Khalil Al Hayya di Ankara

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dilaporkan bertemu dengan pemimpin baru kelompok Hamas Palestina, Khalil Al Hayya, baru-baru ini.

Mengutip sejumlah sumber Kementerian Luar Negeri Turki, kantor berita Anadolu Agency melaporkan "Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan pada Rabu (29/7) bertemu dengan Khalil Al Hayya, kepala baru Biro Politik Hamas yang baru terpilih, serta delegasi Hamas." 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan ini tampaknya menjadi pertemuan tingkat tinggi pertama yang dihadiri Al Hayya sejak ia terpilih menduduki jabatan barunya pada 20 Juli.

Al Hayya diketahui berkantor di Qatar bersama sejumlah pemimpin Hamas lainnya. Banyak pejabat Hamas telah berbasis di Qatar sejak 2012.

Anadolu melaporkan bahwa "Fidan menyampaikan ucapan selamat kepada al-Hayya atas penunjukannya" dalam pertemuan tersebut.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa "Al Hayya memberikan penjelasan kepada Fidan mengenai situasi di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki Israel, dengan mengatakan bahwa pemerintah yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah meningkatkan apa yang ia sebut sebagai aktivitas permukiman ilegal dan serangan terhadap situs-situs suci di Yerusalem."

Ia juga mengklaim bahwa Hamas sedang mengambil langkah-langkah menuju perundingan damai.

Hamas di Gaza disebut akan melepaskan kewenangan pemerintahannya kepada Board of Peace yang berada di bawah kewenangan Amerika Serikat.

Al Hayya juga mengatakan bahwa Hamas tengah mengupayakan rekonsiliasi dengan faksi-faksi Palestina lainnya, yang tampaknya merujuk pada Fatah, partai yang memimpin Otoritas Palestina saat ini.

Anadolu menambahkan bahwa "Fidan kembali menegaskan dukungan kuat Turki terhadap apa yang ia sebut sebagai perjuangan yang adil rakyat Palestina di semua bidang dan di setiap forum internasional."

Sementara itu, Menlu Fidan mengatakan "Ankara akan terus berupaya meningkatkan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza."

Fidan juga menyatakan bahwa Turki akan terus mendukung proses perdamaian di Gaza serta menyampaikan apresiasinya atas peran yang dimainkan Hamas dalam upaya tersebut.

Media pro-pemerintah Turki, Yeni Şafak, juga melaporkan pertemuan itu. Media tersebut memuat foto Fidan dan Al Hayya serta menyebutkan bahwa pertemuan berlangsung di Ankara pada 29 Juli.

(rds/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |