PM Australia Telepon Prabowo Bahas Situasi Timteng-Amankan Suplai

5 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese berbincang dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto via telepon pada Selasa (21/4).

Kedua kepala negara ini membahas berbagai isu global termasuk situasi di Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Malam ini, saya berbicara dengan Presiden Prabowo dari Indonesia. Kami membahas konflik di Timur Tengah dan dampaknya di kawasan kita," kata Albanese di X.

Timur Tengah menjadi perhatian dunia usai Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan Iran sejak 28 Februari. Imbas operasi ini, pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga sipil Iran tewas.

Iran lalu meluncurkan serangan balasan ke Israel dan aset militer AS di negara-negara Teluk. Mereka juga menutup Selat Hormuz yang jadi rute pelayaran minyak dan energi global.

Selat Hormuz kian mengkhawatirkan usai AS ikut memblokade dan mengincar kapal-kapal Iran.

[Gambas:Twitter]

Di kesempatan ini, Albanese turut menekankan Australia dan Indonesia bekerja sama untuk mendukung arus barang-barang penting.

"Dan untuk membuat rantai pasokan energi lebih tangguh di masa depan," imbuh PM Australia ini.

Lebih lanjut, Albanese menyampaikan terima kasih ke Prabowo atas bantuan dia dalam mengamankan lebih banyak pupuk untuk Australia.

Prabowo sebelumnya mengatakan Indonesia siap mengekspor 250 ribu ton pupuk urea ke Australia di tahap awal.

Prabowo telah meneken persetujuan ekspor tersebut dan mendapatkan apresiasi langsung dari Albanese.

Sesuai data Menteri Pertanian, total produksi urea nasional mencapai 7,8 juta ton dan kebutuhan dalam negeri sekitar 6,3 juta ton. Selanjutnya, Indonesia juga akan mengekspor pupuk urea ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil dengan komitmen ekspor kurang lebih 1 juta ton.

Dalam perbincangan dengan Prabowo, Albanese juga menekankan hubungan antara Indonesia dan Australia.

"Hubungan yang kuat di kawasan kita lebih penting dari sebelumnya, dan kedua negara kita adalah sahabat terdekat," kata dia.

Indonesia dan Australia memang memiliki hubungan yang dekat. Dalam kurun waktu 2024-2026 Albanese melawat ke RI setidaknya dua kali.

Prabowo juga sempat berkunjung ke Australia pada November tahun lalu untuk membahas kerja sama di berbagai bidang termasuk kerja sama pertahanan.

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |