PM Israel Netanyahu Pastikan Gabung Dewan Perdamaian Gaza

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memastikan akan bergabung dengan "dewan perdamaian" setelah menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Melansir situs Al Jazeera, kantor Netanyahu mengumumkan pada Rabu (21/1) bahwa keikutsertaan PM Israel tersebut bertepatan dengan fase kedua perjanjian gencatan senjata dengan Hamas untuk mengakhiri konflik berdarah di Gaza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, keikutsertaan Netanyahu menimbulkan kekhawatiran soal objektivitas dewan, karena Trump memimpin dan menentukan anggotanya.

Beberapa pemimpin dunia juga telah diundang untuk menjadi anggota badan tersebut. Menurut Trump, badan ini bertugas mengawasi pengembangan kapasitas tata kelola dan hubungan regional.

Selain itu, dewan juga akan memantau rekonstruksi, penarikan investasi, pendanaan besar-besaran, serta mobilisasi modal di kawasan tersebut.

Melansir situs AP, sejauh ini, sejumlah negara yang telah setuju untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian antara lain, Uni Emirat Arab, Maroko, Vietnam, Kazakhstan, Hongaria, Argentina, dan Belarus.

Sebelumnya, pada Selasa, UEA dikabarkan menerima undangan untuk bergabung dengan "Dewan Perdamaian" yang diusulkan Trump.

"(UEA) siap berkontribusi secara aktif pada misi Dewan Perdamaian, mendukung kerja sama, stabilitas, dan kemakmuran yang lebih besar bagi semua," ujar kementerian tersebut, seperti dikutip Reuters.

Sekretaris Jenderal Vietnam To Lam mengonfirmasi bahwa Vietnam menerima undangan tersebut dan menyatakan kesiapan negaranya untuk berpartisipasi sebagai anggota pendiri dewan.

Vietnam menyatakan pembentukan Dewan Perdamaian merupakan langkah penting untuk melaksanakan Rencana Perdamaian Gaza yang didukung oleh Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 2803, yang diadopsi pada 17 November 2025, dikutip Hanoi Times.

Kementerian Luar Negeri Belarus menyatakan bahwa Presiden Alexander Lukashenko diundang untuk menjadi bagian dari dewan tersebut.

"Kami siap untuk berpartisipasi dalam kegiatan Dewan Perdamaian, dengan mempertimbangkan dan berharap organisasi ini akan memperluas cakupan dan kewenangannya jauh melampaui mandat yang diusulkan dalam inisiatif tersebut," kata kementerian itu, seperti dikutip Fox News.

Sementara itu, undangan dari Trump juga telah dikirimkan kepada pemimpin Paraguay Santiago Peña, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi, serta Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Selain itu, Rusia, Israel, India, Slovenia, Thailand, dan badan eksekutif Uni Eropa turut mengonfirmasi telah menerima undangan tersebut.

(rnp/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |