Prancis sampai RI Ramai-ramai Lobi Iran Agar Kapal Aman Lewati Hormuz

2 hours ago 1
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah negara termasuk Prancis hingga Indonesia ramai-ramai mendekati Iran agar kapal mereka bisa melintasi Selat Hormuz di tengah perang di Timur Tengah.

Sebagai langkah menekan AS dan Israel, Iran menutup jalur perdagangan minyak global itu, yang memicu harga energi meroket.

Pendiri lembaga think tank Quincy Institute for Responsible Statecraft, Trita Parsi, mengatakan di tengah penutupan Selat Hormuz, sejumlah negara mendekati Iran, dan bukan AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Negara-negara kunci sekarang menghubungi Iran untuk mencoba menemukan cara untuk menegosiasikan jalur aman mereka sendiri [melalui selat]," kata Parsi kepada Al Jazeera.

"India sudah mencapai kesepakatan. Negara-negara Eropa, Prancis dan Italia, juga. Mereka (bicara) ke Iran untuk melakukan ini. Bukan ke Washington. Dan itu mencerminkan dengan sangat jelas siapa yang mengendalikan situasi di sana," imbuh dia.

Berikut negara-negara yang mendekati Iran supaya kapal mereka bisa melintasi Selat Hormuz dengan aman.

India

Sejumlah sumber yang mengetahui pelayaran di Selat Hormuz mengatakan Iran mengizinkan dua kapal pengangkut gas minyak cair berbendera India untuk melintasi Selat Hormuz.

Mereka mengatakan Kapal tanker LPG berbendera India, Shivalik, melintasi Selat dengan pengawalan dari Angkatan Laut India. Sementara itu, kapal kedua Nanda Devi, akan melintas dalam beberapa jam ke depan, demikian dikutip Reuters.

Sejak perang di Timur Tengah pecah, Iran tidak akan mengizinkan pasokan apa pun untuk Amerika Serikat atau sekutunya meninggalkan selat, tetapi India jadi pengecualian.

Pada Kamis (13/3), Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan sudah berbicara dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan membahas transit barang dan energi dari Teluk.

India juga memberi tempat berlindung ke 183 pelaut Iran dari kapal yang berlabuh saat perang pecah. Ini adalah salah satu dari tiga kapal yang sudah berpartisipasi dalam latihan di India; kapal lain tenggelam akibat torpedo AS di lepas pantai Sri Lanka.

Prancis

Prancis juga dilaporkan sedang bernegosiasi dengan Iran agar kapal mereka bisa melintas secara aman di Selat Hormuz.

Dua pejabat Prancis juga mengatakan pemerintah sampai-sampai berupaya membentuk koalisi untuk mengamankan jalur perdagangan itu.

Prancis, lanjut mereka, sudah berkonsultasi dengan negara-negara Eropa, Asia, dan Teluk Arab selama seminggu terakhir dengan tujuan menyusun rencana agar kapal perang bisa mengawal kapal tanker melewati selat tersebut.

"Dalam konteks saat ini, kondisi tidak memungkinkan misi apa pun untuk mengerahkan pasukan, tetapi kami awalnya sedang mengerjakan diplomasi sehingga kami kemudian bisa membahas detailnya dan akhirnya dapat beroperasi," kata pejabat Prancis, dikutip Reuters.

Indonesia

Pihak berwenang di Indonesia berkomunikasi dengan pemerintah Iran usai dua kapal Pertamina tertahan di Selat Hormuz.

Dalam konferensi pers pada Jumat (13/3), Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menyatakan sampai saat ini Indonesia terus berkomunikasi dengan pemerintah Iran.

"Kami terus melakukan pendekatan diplomatik yang intensif dengan otoritas Iran untuk memastikan kapal kita dapat melewati Selat Hormuz dengan aman," ungkap Yvonne.

Dua kapal Pertamina International Shipping (PIS), Pertamina Pride dan Gamsunoro terjebak di kawasan Timur Tengah pada pekan lalu.

Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan Gamsunoro melayani kargo milik konsumen pihak ketiga, sementara Pertamina Pride sedang mengangkut pasokan minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Kedua kapal tersebut saat ini masih berada di kawasan dalam kondisi aman.

Meski kapal dalam situasi masih menunggu untuk keluar dari kawasan, Pertamina memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan lancar.

Upaya negara-negara itu mendekati Iran berlangsung saat Timur Tengah. Kawasan ini bergejolak usai Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan Iran pada 28 Februari. Teheran lalu membalas dengan meluncurkan serangan ke Negeri Zionis dan aset militer AS di negara-negara Teluk.

Iran juga menutup jalur perdagangan minyak global yang penting, Selat Hormuz. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bahkan mewanti-wanti kapal yang mengabaikan peringatan di selat itu akan menjadi target.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |