Presiden Iran Umumkan Perang Total sampai China-Filipina Clash di LCS

21 hours ago 5
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Perang Amerika Serikat vs Iran yang kembali memanas masih menjadi perhatian berita internasional pada Selasa (21/7).

Bentrokan antara pasukan penjaga laut China dan Angkatan Laut Filipina di Laut China Selatan juga menjadi sorotan. Berikut kilas berita internasional kemarin:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Iran Pezeshkian Umumkan Perang Total Skala Penuh Lawan AS

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan negaranya sudah memasuki perang total "skala penuh" melawan Amerika Serikat.

Pada pertemuan Dewan Yudisial Tertinggi Iran pada Senin (19/7), Pezeshkian menyatakan perang total itu dipastikan meluas ke perekonomian negaranya.

"Kenyataannya adalah bahwa saat ini Republik Islam Iran terlibat dalam perang skala penuh. Perang saat ini bukan hanya perang rudal; musuh telah menyimpulkan bahwa mereka tidak dapat memaksa rakyat Iran untuk menyerah melalui serangan militer," katanya, menurut kantor berita negara IRNA.

Hamas Punya Bos Baru, Apa Dampaknya bagi Jalur Gaza?

Khalil Al Hayya terpilih sebagai pemimpin baru kelompok milisi Hamas yang selama ini menguasai Jalur Gaza Palestina dan berperang melawan agresi brutal Israel.

Pemilihan Al Hayya dilakukan nyaris dua tahun setelah pemimpin Hamas sebelumnya, Yahya Sinwar, tewas dibunuh Israel pada Oktober 2024.

Setelah Sinwar tewas, Hamas dikelola oleh dewan kepemimpinan beranggotakan lima orang, di mana Al Hayya menjadi salah satu anggota.

China vs Filipina Adu Jotos di Laut China Selatan, AS Beri Peringatan

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat ikut mengomentari perseteruan antara China dan Filipina buntut bentrokan kapal diLaut China Selatan (LCS).

Juru bicara Kemlu AS Tommy Pigott mengatakan AS mengutuk tindakan China terhadap personel angkatan laut Filipina di pulau beting karang Second Thomas Shoal, Kepulauan Spartly, yang menyebabkan satu orang terluka.

"Amerika Serikat mengutuk tindakan berbahaya dan agresif China terhadap personel angkatan laut Filipina di Second Thomas Shoal di Laut China Selatan pada 20 Juli 2026, dan menyerukan kepada China untuk segera menghentikan perilaku destabilisasi tersebut," kata Pigott dalam pernyataan, seperti dikutip AFP.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |