Raja Charles III Bakal Beberkan Tagihan Pajak Pribadinya

15 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam upaya meningkatkan transparansi, Raja Charles III bakal mengungkap tagihan pajak pribadinya. Istana Buckingham menyampaikan hal tersebut pada Sabtu (20/6) di hadapan awak media seiring pengawasan publik yang semakin meningkat terhadap keuangan kerajaan.

Sebenarnya, secara hukum para raja Inggris dibebaskan dari pembayaran pajak tertentu, meski mereka telah membayar beberapa pajak secara sukarela selama sekian dekade.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, para raja juga tidak wajib mengungkap tagihan pajak mereka. Namun skandal baru-baru ini terkait Pangeran Andrew membuat keuangan kerajaan mendapat sorotan publik.

Juru bicara Istana Buckingham berkata Raja Charles III bakal jadi raja pertama yang membagikan informasi pajaknya.

Dia berkata keputusan itu diambil atas keinginan langsung Raja Charles III sebagai bagian dari adaptasi yang dilakukan sejak naik tahta.

"Tujuan kami adalah menjelaskan semua elemen keuangan kerajaan dengan cara yang semakin meningkatkan kejelasan dan aksesibilitas, sekaligus menempatkannya dalam konteks historis dan konstitusionalnya. Sederhananya, kami terus memodernisasi dan berevolusi," katanya seperti dilaporkan AFP.

Raja Charles III akan membagikan informasi pajaknya pada publik pada Kamis (25/6) sebagai bagian dari laporan keuangan tahunan kerajaan.

Berdasar hukum di Inggris, raja dan ratu tidak wajib bayar pajak penghasilan, pajak keuntungan modal atau pajak warisan.

Akan tetapi, hal itu berubah sejak 1993. Mulai mendiang Ratu Elizabeth II, dua pajak pertama dibayar secara sukarela.

Kemudian Charles ketika masih menjadi Pangeran Wales, ia sudah mengungkap berapa banyak pajak yang dibayar.

Sebelumnya, citra kerajaan tercoreng skandal Andrew, adik laki-laki Raja Charles III yang punya hubungan dengan mendiang pelaku kejahatan seksual AS, Jeffrey Epstein.

Auditor pemerintah mengungkap bulan ini Andrew mendapatkan penghasilan dari penyewaan pondok-pondok sementara membayar "sewa simbolis" untuk sebuah rumah besar selama lebih dari dua dekade.

Departemen Keuangan Inggris mengalokasikan pembayaran tahunan yang dikenal sebagai Sovereign Grant untuk menutupi tugas-tugas resmi keluarga kerajaan.

(els)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |