Ratusan Aktivis Pro-Palestina Ditangkap di London

19 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Ratusan aktivis pro-Palestina di London ditangkap pada Sabtu (11/4) setelah menggelar aksi untuk mendukung kelompok pro-Palestina yang dilarang oleh Inggris, Palestine Action.

Sementara pada Sabtu (11/4), aksi mendukung Palestine Action digelar oleh ratusan orang di Trafalgar Square, London, memegang plakat yang mendukung kelompok Palestine Action.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas kemudian menangkap 212 aktivis berusia 27 hingga 82 tahun dan membawanya pergi dari kerumunan tersebut. Aksi itu diiringi sorak sorai dan tepuk tangan dari demonstran lain.

Pada Juli 2025, Inggris menetapkan Palestine Action sebagai organisasi terlarang dan menilai aktivitasnya berkaitan dengan kegiatan terorisme.

Akibat keputusan tersebut, menjadi anggota atau pendukung kelompok tersebut merupakan tindak pidana, yang dapat dihukum hingga 14 tahun penjara.

Pengadilan Tinggi di London pada pertengahan Februari 2026 menguatkan gugatan terhadap larangan tersebut. Mereka mengatakan bahwa larangan itu telah mengganggu hak kebebasan berbicara. Pemerintah telah diberikan izin untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Kepolisian Metropolitan London sempat menghentikan penangkapan pendukung Palestine Action saat muncul keputusan Pengadilan Tinggi. Namun pada akhir Maret, mereka mengatakan akan melanjutkannya.

Meski begitu, para pendukung kelompok tersebut tidak takut. Mereka menyatakan akan terus muncul dan menggelar aksi mendukung Palestine Action dan menentang genosida Israel di Palestina.

"Sangat penting untuk terus hadir," kata Freya, 28, manajer sebuah organisasi lingkungan di London.

"Penting bagi kita semua untuk terus menentang genosida... Pemerintah mungkin berubah-ubah dalam argumen hukum mereka, tetapi moral orang-orang ini (di sini) tidak berubah," tambahnya.

Sejak larangan terhadap Palestine Action diberlakukan, telah terjadi hampir 3.000 penangkapan, terutama karena membawa plakat yang membela organisasi tersebut. Ratusan orang menghadapi tuntutan.

Seorang demonstran, Denis MacDermot yang berusisa 73 tahun asal Edinburgh, mengatakan dia pernah ditangkap sebelumnya dan tidak ragu untuk turun ke jalan lagi.

"Saya mendukung orang-orang hebat ini," katanya sambil melambaikan tangan ke arah demonstran lain, menambahkan bahwa jika proses pengadilan sudah pasti, "tidak akan ada kebutuhan untuk semua ini".

Diberitakan AFP, berdasarkan web resmi yang kini sudah terblokir, tujuan Palestine Action yang didirikan pada 2020 ini adalah untuk mengakhiri "partisipasi global dalam rezim genosida dan apartheid Israel".

Mereka terutama menargetkan pabrik-pabrik senjata, khususnya yang dimiliki oleh kelompok pertahanan Israel, Elbit Systems.

(afp/end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |