Respons 5 Negara soal Desakan Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah negara besar memberikan respons beragam terhadap seruan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz.

Seruan ini muncul setelah Iran secara efektif memblokade Selat Hormuz, yang merupakan jalur pelayaran vital bagi pengiriman minyak global.

Hingga saat ini, belum ada satu pun negara yang secara terbuka menyetujui permintaan Trump untuk mengawal kapal tanker minyak di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inggris yang merupakan sekutu AS menyebut pihaknya masih berdiskusi membahas sejumlah opsi ketimbang langsung menuruti desakan Trump itu.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan pihaknya masih dalam tahap diskusi. "Kami sedang membahas berbagai opsi dengan sekutu dan mitra untuk memastikan keamanan pelayaran di kawasan tersebut," ujarnya, seperti dilansir Al Jazeera.

Di sisi lain, Prancis secara tegas menolak pengiriman kapal. Melalui unggahan di platform X, Kementerian Luar Negeri Prancis menegaskan bahwa kapal induk mereka beserta gugus tempurnya tetap berada di Mediterania Timur.

China sendiri memilih menyerukan agar konflik antara AS-Israel dan Iran disetop demi kepentingan yang lebih besar.

Pihak Kedutaan Besar China menyerukan agar permusuhan segera dihentikan. Beijing menekankan bahwa "semua pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan pasokan energi yang stabil dan tanpa hambatan," tanpa memberikan komitmen militer apa pun.

Jepang terang-terangan menolak menuruti desakan Trump untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz. Otoritas Tokyo menegaskan tidak akan mengirim kapal hanya karena diminta oleh Trump.

"Jepang memutuskan responsnya sendiri, dan penilaian independen adalah hal yang mendasar," lapor media lokal setempat.

Korea Selatan yang juga dikenal dengan dengan AS, melalui Kantor Kepresidenan Seoul menyatakan akan meninjau permintaan Trump secara hati-hati dan terus "berkomunikasi secara intensif" dengan pihak Amerika Serikat.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |