Jakarta, CNN Indonesia --
Setidaknya enam orang dilaporkan tewas dalam serangan rudal balistik Iran yang dilancarkan ke Kota Beit Shemesh, Israel, Minggu (1/3).
Layanan ambulans Magen David Adom melaporkan serangan rudal balistik itu menghantam permukiman warga di kota yang berjarak 30 km sebelah barat Yerusalem.
Menurut laporan Al Jazeera, jumlah korban tewas akibat serangan rudal Iran di kota Beit Shmesh, Israel tengah, telah meningkat menjadi enam orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudal tersebut menghantam kawasan permukiman di kota tersebut.
Militer Israel mengatakan, dalam pernyataan di Telegram, tim pencarian dan penyelamatan, bersama tim medis dan helikopter untuk evakuasi korban, sedang beroperasi di lokasi serangan.
"Akibat serangan langsung tersebut, kerusakan parah dan runtuhnya bangunan terjadi," kata polisi, melansir CNN.
Hampir 20 orang terluka, termasuk dua orang dalam kondisi kritis, setelah rudal Iran menghantam bangunan perumahan di dekat Yerusalem, menurut layanan tanggap darurat Israel.
Dua orang lagi mengalami luka parah, termasuk seorang gadis berusia 10 tahun, dan satu orang mengalami luka sedang.
Video dari lokasi kejadian yang direkam oleh MDA menunjukkan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dan asap yang membubung dari apa yang tampaknya merupakan lokasi dampak yang parah.
Ini tampaknya salah satu dari sedikit serangan langsung terhadap Israel meskipun terjadi gelombang serangan balasan Iran. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut seiring perkembangan.
Ini merupakan serangan balasan Iran yang sebelumnya lebih dulu diserang oleh Israel pada Sabtu (28/1). Serangan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat, menewaskan ratusan orang di Iran.
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, juga ikut tewas dalam gempuran besar-besaran tersebut.
(dmi/dmi)

7 hours ago
4
















































