Serangan AS-Israel Bunuh 202 Anak-anak dan 223 Wanita di Iran

6 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan Iran merilis data terbaru mengenai jumlah korban jiwa akibat gelombang serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari lalu. Sedikitnya 223 perempuan dan 202 anak-anak dilaporkan tewas dalam rangkaian serangan tersebut.

Mengutip kantor berita Fars, Minggu (15/3), rincian korban tewas mencakup tiga perempuan hamil dan 12 anak-anak di bawah usia lima tahun. Selain korban jiwa, pihak kementerian juga mencatat 41 anak-anak mengalami luka-luka.

Tak hanya korban manusia, serangan udara tersebut juga menyasar fasilitas publik yang krusial. Kementerian Kesehatan Iran menyatakan bahwa infrastruktur layanan kesehatan mereka mengalami kerusakan signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Al Jazeera, berdasarkan pernyataan resmi pemerintah Iran, sedikitnya 153 pusat kesehatan di seluruh penjuru negeri mengalami kerusakan akibat pengeboman.

Menjadi target serangan AS dan Israel, kerusakan pusat kesehatan ini memperburuk krisis kemanusiaan di Iran karena terhambatnya akses medis bagi warga sipil.

Konflik di Timur Tengah mencapai titik didih setelah Israel dan AS meluncurkan serangan mendadak ke Iran pada akhir Februari 2026.

Operasi militer tersebut dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.200 orang, termasuk sosok sentral Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Teheran segera merespons dengan meluncurkan gelombang serangan balasan menggunakan drone dan rudal. Serangan balasan ini menargetkan wilayah Israel secara langsung.

Iran juga menargetkan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi penempatan aset-aset militer Amerika Serikat.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |