Jakarta, CNN Indonesia --
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melaporkan bahwa Angkatan Udara mereka telah melakukan gelombang serangan baru di ibu kota Iran, Teheran, pada Minggu (1/3), usai kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Serangan ke jantung Teheran disebut menjadi kali pertama sejak operasi Singa Mengaum dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pertama kalinya sejak dimulainya Operasi 'Singa Mengaum': IDF menyerang target yang termasuk rezim teror Iran di jantung Teheran," kata sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN.
Dalam sehari terakhir, Angkatan Udara Israel dilaporkan terus melakukan serangan skala besar untuk membangun superioritas udara dan membuka jalan menuju Teheran..
Laporan dari Teheran mengatakan ledakan terus terjadi di beberapa tiitk kota pada Minggu (1/3) pagi. Gambar yang diposting di media sosial diduga menunjukkan awan asap tebal mengepul dari beberapa bagian Teheran.
Amerika Serikat (AS) dan sekutu kesayangannya, Israel, menggempur habis-habisan Iran pada Sabtu (27/2) ketika negosiasi nuklir masih berlangsung.
Organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Iran melaporkan serangan kedua negara itu menyasar 20 dari 31 provinsi di Iran.
Imbas serangan tersebut, selain Khamene, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami dan Komandan Angkatan Bersenjata Korps Iran (IRGC) Mohammed Pakpour juga tewas.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim serangan tersebut demi menghilangkan ancaman terhadap Negeri Paman Sam.
"Operasi skala besar yang sedang berlangsung demi membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman nyata," kata Trump pada Sabtu, dikutip NPR.
(thr/fea)

10 hours ago
6
















































