Jakarta, CNN Indonesia --
Kelompok bersenjata menewaskan tiga orang dan menculik seorang pastor Katolik beserta sejumlah warga dalam serangan dini hari di negara bagian Kaduna, Nigeria utara. Insiden itu terjadi di kediaman sang pastor pada Sabtu (waktu setempat), menurut keterangan gereja dan kepolisian, Minggu.
Serangan di distrik Kauru tersebut kembali menyoroti rapuhnya keamanan di wilayah itu. Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah aparat keamanan menyelamatkan 166 jemaat yang sebelumnya diculik dalam serangan terhadap dua gereja lain di Kaduna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keuskupan Katolik Kafanchan mengidentifikasi pastor yang diculik sebagai Nathaniel Asuwaye, pastor paroki Gereja Katolik Tritunggal Mahakudus di Karku. Keuskupan menyebut sedikitnya 10 orang lainnya turut diculik dalam penyerbuan yang dimulai sekitar pukul 03.20 waktu setempat.
Dalam pernyataannya, keuskupan juga menyebut tiga warga tewas dalam serangan tersebut. Namun, kepolisian Kaduna memberikan keterangan berbeda. Juru bicara polisi mengatakan total korban culik berjumlah lima orang, sementara tiga korban tewas merupakan anggota aparat keamanan.
"Petugas keamanan terlibat baku tembak dengan para bandit dan menewaskan beberapa di antaranya. Namun, dua prajurit dan seorang polisi gugur," ujar juru bicara tersebut, mengutip Reuters.
Serangkaian serangan bersenjata dan penculikan di Nigeria utara telah menarik perhatian internasional. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menuduh pemerintah Nigeria gagal melindungi umat Kristen, tudingan yang dibantah Abuja.
Pada 25 Desember lalu, militer AS melancarkan serangan yang mereka sebut menyasar target teroris di Nigeria barat laut.
Kelompok hak asasi manusia Amnesty International menilai krisis keamanan di Nigeria "semakin tak terkendali". Organisasi itu menuduh pemerintah menunjukkan "ketidakmampuan serius" dalam melindungi warga sipil di tengah maraknya pembunuhan dan penculikan di komunitas pedesaan di sejumlah negara bagian utara.
Sementara itu, seorang juru bicara kepresidenan Nigeria belum dapat dimintai komentar.
Dari Vatikan, Paus Leo menyampaikan solidaritas kepada para korban dalam pidato mingguan di Lapangan Santo Petrus.
"Saya berharap otoritas terkait terus bertindak dengan tekad untuk memastikan keamanan dan perlindungan nyawa setiap warga," ujarnya.
(tis/tis)

5 hours ago
5















































