Jakarta, CNN Indonesia --
Pasukan Israel mencuri 250 ekor kambing dari Suriah dan diselundupkan ke wilayah yang diduduki Tepi Barat, Palestina.
Media Israel, Channel 12 Israel, mengutip pernyataan polisi setempat melaporkan insiden itu terjadi dua pekan lalu atau sekitar awal Januari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi menyatakan tentara Israel itu berasal dari Batalyon Brigade Golan, pasukan yang menduduki Dataran Tinggi Golan. Saat itu, mereka sedang melakukan operasi di Suriah dan tampak membawa kambing, demikian dikutip Middle East Eye.
Hewan-hewan tersebut lantas diangkut ke truk yang sudah disiapkan pasukan Zionis. Mulanya ratusan kambing ini akan dibawa ke Israel, tetapi rencana ini dibatalkan.
Sekawanan ternak akhirnya dibawa ke sejumlah pertanian di pos-pos terpencil ilegal di Tepi Barat.
Para petani di Suriah baru menyadari insiden ini keesokan harinya saat melihat kambing berkeliaran di jalanan.
Mereka lalu melaporkan kejadian ke tentara Israel yang memicu penyelidikan lebih lanjut.
Sekitar 200 ekor kambing dilaporkan masih berkeliaran tanpa tanda dan tanpa vaksinasi di Israel dan Tepi Barat, sementara sisanya tersebar di Suriah.
Menanggapi pencurian tersebut, militer Israel memberhentikan tugas komandan, memberi teguran ke komandan kompi, dan seluruh tim diskors untuk jangka waktu tertentu.
Israel menduduki Dataran Tinggi Golan sejak 1967. Mereka kian memperluas daerah jajahan usai rezim Bashar Al Asad runtuh pada Desember 2024.
Sejak saat itu, Israel merebut seluruh zona penyangga yang dijaga PBB yang sebelumnya memisahkan pasukan Israel dan Suriah di Dataran Tinggi Golan.
Sejak saat itu pula, Israel melakukan lebih dari 1.000 serangan udara ke Suriah dan lebih dari 400 penyusupan ke negara tersebut.
(isa/bac)

3 hours ago
1















































