UEA Ngadu ke IAEA, Ngotot Balas Serangan Drone ke Pembangkit Nuklir

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah bin Zayed Al Nahyan melapor kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengenai serangan drone yang menghantam pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah pada Minggu (17/5).

Abdullah bin Zayed mengatakan kepada kepala IAEA Rafael Grossi bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional karena menargetkan fasilitas sipil dan infrastruktur vital. Serangan ini berlangsung kala Iran kerap menargetkan situs-situs militer AS di negara Arab terutama UEA dalam serangan balasannya menyusul perangnya dengan Negeri Paman Sam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abdullah bin Zayed menegaskan UEA berhak menanggapi serangan itu dengan semua tindakan yang diperlukan.

"(Abdullah bin Zayed) menekankan hak penuh UEA untuk menanggapi serangan teroris ini dan mengambil semua tindakan yang diperlukan guna melindungi keamanan, integritas wilayah, dan warga, sesuai hukum internasional," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri UEA.

Pada bagiannya, Grossi menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan tersebut dan menekankan bahwa aktivitas militer yang mengancam keamanan nuklir tidak bisa diterima.

Grossi mengutuk keras serangan ini sambil menyoroti pentingnya menjaga keamanan fasilitas nuklir dari ancaman eksternal.

Sejumlah drone meluncur ke UEA pada Minggu, dengan salah satunya menghantam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah di Al Dhafra. Serangan itu mengakibatkan kebakaran lantaran pesawat nirawak menabrak generator listrik di luar perimeter dalam PLTN.

Tak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut. Tak ada pula dampak pada tingkat keselamatan radiologi PLTN.

UEA sejauh ini tidak secara terbuka menyebutkan pihak yang bertanggung jawab. Sebelum serangan ini, serangan drone rutin kerap lalu lalang di langit UEA yang dituduh Abu Dhabi diluncurkan oleh Iran.

Iran melancarkan serangan ke berbagai negara Timur Tengah sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari.

Iran menuding UEA dan negara tetangganya mengizinkan AS melancarkan serangan dari wilayah mereka.

(blq/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |