18 Aset Militer AS di Bahrain hingga Kuwait Digempur Rudal Iran

16 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain menjadi target serangan balasan Iran pada Kamis (11/6).

Serangan balasan ini adalah yang terbaru dalam sepekan, sejak perang AS dan Iran kembali pecah pasca gencatan senjata yang dimulai pada April lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama dua gelombang operasi, 18 target penting milik Angkatan Darat AS di pangkalan Angkatan Udara Ali dan Ahmad Ahmad telah dihantam," demikian pernyataan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), dikutip AFP.

IRGC juga disebut telah menghantam dan menghancurkan pangkalan udara Sheikh Isa.

Media Iran sebelumnya melaporkan bahwa Iran telah menyerang Armada Kelima AS di Bahrain.

Selama serangan itu Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan telah mengaktifkan sirene peringatan, mendesak warga tetap tenang, dan segera menuju ke lokasi aman terdekat.

Sebelumnya bentrokan langsung dan baku tembak antara AS dan Iran juga terjadi di Selat Hormuz.

Kantor berita Iran Mehr melaporkan bentrokan hebat dan baku tembak telah terjadi di Selat Hormuz antara kedua militer.

Iran menyebut AS telah menargetkan tujuh titik pesisir Iran sejauh ini.

Serangan dilaporkan terjadi di daerah-daerah termasuk Bandar Abbas, Sirik, Qeshm, dan Pulau Hengam.

Imbas serangan ini, komando gabungan militer Iran kembali menutup lalu lintas Selat Hormuz.

Iran menutup akses Selat Hormuz termasuk untuk kapal tanker minyak dan kapal komersial.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |