Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah ambulans milik organisasi relawan Yahudi dibakar orang tak dikenal saat parkir di luar sinagoge di London, Inggris, Senin (23/3) dini hari.
Berdasarkan laporan CNN, peristiwa itu terjadi di pinggiran utara Golders Green saat warga masih terlelap.
Puluhan petugas pemadam kebakaran bergegas menuju lokasi untuk memadamkan api. Kepolisian Metropolitan London menyebut peristiwa ini merupakan kejahatan anti-Semitisme.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serangan pembakaran ini dianggap sebagai kejahatan anti-Semit," demikian pernyataan polisi, seperti dikutip CNN.
Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar Sinagoge yang diperoleh CNN, terlihat tiga orang berpenutup wajah mendekati ambulans milik organisasi Hatzola Northwest di Sinagoge Machzikei Hadath sekitar pukul 01.36 waktu setempat.
Tak lama kemudian, api muncul dan kebakaran pun terjadi.
Polisi mengonfirmasi pihaknya tengah memburu tiga terduga pelaku di dalam rekaman CCTV tersebut. Hingga kini, belum ada satu pun yang ditangkap.
Warga sekitar, Charlie Richards, mengatakan kepada CNN bahwa ia mendengar beberapa ledakan keras dalam peristiwa itu. Video yang diambilnya memperlihatkan ledakan besar berwarna oranye dengan asap membubung tinggi ke langit.
Menurut kepolisian, ledakan itu diduga disebabkan oleh tabung gas di dalam ambulans.
Ketua Hatzola Northwest Shloimie Richman mengatakan kepada CNN bahwa empat dari enam ambulans milik mereka dibakar dalam insiden ini. Ia menduga pembakaran tersebut sengaja ditujukan kepada komunitas Yahudi.
"Jelas kami prihatin bahwa ini adalah serangan langsung terhadap komunitas Yahudi," kata Richman.
Richman mengaku sebelum peristiwa itu, kelompoknya belum pernah menerima ancaman apa pun.
Golders Green adalah rumah bagi sinagoge, sekolah, dan restoran kosher, yang dikenal akan komunitas Yahudi dan Yahudi Ortodoksnya yang besar.
Menurut data sensus terbaru pada 2021, ada sekitar 300.000 orang yang mengidentifikasi diri sebagai Yahudi di Inggris dan Wales.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer tahun lalu memperingatkan bahwa kebencian terhadap kaum Yahudi "kembali meningkat" usai dua jemaah Yahudi tewas dalam serangan tabrak mobil dan penusukan di luar sinagoge Manchester.
Community Security Trust (CST), badan amal yang memantau insiden tersebut, mencatat jumlah peristiwa antisemitisme mencapai rekor tertinggi pada tahun 2024.
Hatzola adalah organisasi sukarelawan nirlaba yang memberikan layanan darurat kepada komunitas Yahudi, mulai dari cedera ringan hingga kondisi yang mengancam nyawa.
Organisasi ini memiliki cabang di seluruh dunia dan dikelola oleh para relawan yang memberikan perawatan darurat pra-rumah sakit berkualitas tinggi.
(blq/sfr)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
2
















































