AS dan Iran Saling Serang Incar Lumpuhkan Infrastruktur

10 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat (AS) dan Iran saling serang menarget infrastruktur dan sasaran militer pada Sabtu (18/7) seiring intensifikasi pertempuran mereka di Selat Hormuz.

Kawasan tersebut telah mengalami serangan bolak-balik selama beberapa hari, ketika konflik semakin berfokus pada pemegang kendali selat tersebut. Gencatan senjata sementara telah runtuh dan kini belum ada penyelesaian bagi perang yang sudah berlangsung empat bulan lalu lebih.

Komando Pusat AS mengatakan pada Sabtu pagi bahwa serangan malam ketujuh berturut-turut mereka telah menghantam "situs pengawasan, infrastruktur logistik militer, penyimpanan senjata bawah tanah, dan kemampuan maritim."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kuwait mengatakan pada Sabtu mencegat rudal dan drone Iran. Sebuah pabrik desalinasi air diungkap terkena serangan, menyebabkan kebakaran.

Ini adalah kali kedua dalam dua hari Iran menargetkan infrastruktur desalinasi air di negara gurun kecil tersebut, yang bergantung pada desalinasi untuk 90 persen air minumnya.

Irak mengatakan telah menembak jatuh drone di atas kota Irbil. Kantor berita Petra milik negara Yordania mengatakan bahwa sistem pertahanan udara kerajaan telah menembak jatuh rudal Iran, sementara sirene udara berbunyi beberapa kali di Bahrain, menurut pemerintah.

Para pejabat Iran mengatakan serangan AS baru-baru ini telah menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya di Iran. Militer AS juga mengakui bahwa beberapa anggota militer lainnya terluka.

Iran secara efektif menutup selat tersebut untuk lalu lintas pelayaran setelah perang dimulai pada 28 Februari. Hal itu menyebabkan harga minyak melonjak dan memberi Iran pengaruh signifikan dalam negosiasi.

Harga minyak naik pada Jumat di atas US$86 per barel, mendekati level tertinggi dalam sebulan, karena penyeberangan melalui selat tersebut turun ke level terendah dalam tiga minggu, menurut pelacak pelayaran internasional.

Dalam pidato kepada publik AS pada Kamis malam, Trump menegaskan bahwa perang berjalan dengan baik.

"Kita juga menang besar di Iran, dan Anda akan melihat hasil dari kerja keras itu dalam waktu yang sangat, sangat singkat," katanya.

Sebelum perang dimulai, AS telah melakukan pembicaraan dengan Iran mengenai program nuklirnya. Trump kini menghadapi tekanan politik untuk mengakhiri perang dan menghindari konflik Timur Tengah yang berkepanjangan seperti yang selama ini ia lawan dalam kampanyenya.

Iran diserang

Serangan udara AS menghantam pembangkit listrik dan desalinasi di provinsi Hormozgan selatan Iran, lapor televisi pemerintah Iran. Serangan tersebut menghantam Bonji, sebuah desa di pantai Iran di Selat Hormuz.

Sehari sebelumnya, media pemerintah Iran melaporkan bahwa AS menyerang jalan raya dan jembatan kereta api, yang tampaknya bertujuan untuk memutus akses Bandar Abbas, pelabuhan utama Iran, dari jalan-jalan menuju wilayah tengah Republik Islam dan selanjutnya ke Teheran, ibu kota.

Iran mengakui "serangan terhadap infrastruktur listrik" selama kampanye serangan udara AS untuk pertama kalinya pada Jumat, ketika Kementerian Energi mengeluarkan seruan kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan listrik di provinsi-provinsi selatan yang "mengalami panas ekstrem." Kementerian tidak merinci apa yang terkena serangan.

Otoritas Iran mengatakan setidaknya 46 orang tewas dan lebih dari 400 terluka dalam serangan AS baru-baru ini, termasuk delapan orang tewas dalam serangan di sebuah jembatan pada Jumat.

Para pejabat AS mengakui 13 anggota militer AS tambahan, 10 tentara Angkatan Darat dan tiga tentara Angkatan Laut, telah terluka sejak Senin, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Sejak perang dimulai, 14 anggota militer AS telah tewas dan 427 terluka.

Iran mengatakan Selat Hormuz harus berada di bawah kendali penuhnya dan bahwa kapal-kapal harus membayar biaya kepada Teheran.

Trump dalam beberapa hari terakhir kembali mengancam akan menargetkan pembangkit listrik dan jembatan Iran untuk mencoba memaksa Iran melonggarkan cengkeramannya di selat tersebut, yang pernah dilalui sekitar seperlima dari seluruh minyak dan gas alam yang diperdagangkan di masa damai. AS juga memberlakukan kembali blokade angkatan laut di pelabuhan Iran untuk menghentikan pengiriman minyak mentah.

Menurut MarineTraffic.com, jumlah kapal yang melintasi selat tersebut turun ke level terendah dalam tiga minggu terakhir, hanya delapan kapal hari Kamis.

Semakin banyak energi di wilayah tersebut yang dikirim melalui jalur pipa, tetapi jumlahnya masih jauh dari cukup untuk mengimbangi penurunan pengiriman melalui selat tersebut.

(fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |