Baku Tembak Pecah dekat Istana Presiden Venezuela, Ada Apa?

1 day ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Venezuela membantah ada bentrokan di Istana Kepresidenan Miraflores menyusul rentetan penembakan yang terdengar di kompleks tersebut pada Senin (5/1) malam.

Rentetan tembakan itu terdengar hanya beberapa jam setelah pelantikan Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai presiden baru Venezuela menggantikan Nicolas Maduro yang ditangkap Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela menyatakan polisi menembak drone yang terbang tanpa izin. Namun, kementerian tak menyebut dari mana pesawat tak berawak itu berasal.

"Tidak terjadi konfrontasi dan seluruh negeri dalam keadaan tenang," demikian pernyataan kementerian, dikutip CNN.

Sebelumnya, salah satu warga mendengar suara tembakan di Jalan Urdaneta, dekat istana kepresidenan usai pelantikan Rodriguez.

Video yang diverifikasi CNN juga menunjukkan tembakan anti-pesawat di wilayah udara Caracas.

Dalam video terpisah, suara tembakan terdengar di tengah isu aparat keamanan yang kebingungan.

Saat itu, beredar rumor penembakan terkait kebingungan yang sedang berlangsung antara berbagai kelompok keamanan dekat istana negara.

Salah satu dari kelompok itu terdengar meminta dukungan dan bantuan karena ada dugaan konfrontasi di sekitar istana. Dia juga mendengar sejumlah tembakan.

Lalu, anggota lain terdengar mengatakan ada kesalahpahaman dan kebingungan setelah tembakan dilepas. Namun, menurut sumber pertama situasinya saat ini sudah tenang.

Salah satu anggota itu juga mengatakan anggota kepolisian Miraflores dan keamanan Istana menembak drone dekat istana.

Amerika Serikat menegaskan "tak terlibat" dalam penembakan malam itu. Washington hanya menyatakan Gedung Putih memantau secara ketat situasi di Venezuela.

Penembakan di dekat istana ini berlangsung dua haru usai AS membombardir Ibu Kota Caracas dan menculik Maduro beserta istri pada 3 Desember. Mereka langsung diterbangkan dari Venezuela ke Amerika Serikat.

Operasi AS dikecam komunitas internasional. Mereka menilai tindakan itu melanggar hukum internasional dan kedaulatan negara lain.

(isa/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |