China Respons Ultimatum Trump, Khawatir 'Lingkaran Setan' Selat Hormuz

8 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

China memperingatkan Timur Tengah akan menjadi "lingkaran setan" apabila perang Amerika Serikat-Israel vs Iran tak kunjung berhenti.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan kawasan Timur Tengah sangat berpotensi terjerumus ke dalam kekacauan jika operasi militer tak segera disudahi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia lantas menyarankan masing-masing pihak yang bertikai segera duduk bersama guna mengatasi masalah.

"Jika permusuhan terus meningkat dan situasi semakin memburuk, seluruh kawasan akan terjerumus ke dalam kekacauan," ucap Lin dalam konferensi pers, Senin (23/3), seperti dikutip Reuters.

"Penggunaan kekerasan cuma akan mengakibatkan terciptanya lingkaran setan," lanjutnya.

Pernyataan Lin ini disampaikan saat merespons pertanyaan wartawan mengenai tekanan AS terhadap Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (21/3) mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam 48 jam jika tak ingin pembangkit listriknya diserang.

"Jika Iran tidak SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz dalam 48 JAM sejak saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai PEMBANGKIT LISTRIK mereka, DIMULAI DARI YANG TERBESAR!" tulis Trump di media sosial Truth Social.

Dewan Pertahanan Iran telah menanggapi dengan menyatakan satu-satunya cara negara "non-agreisif" bisa melewati Selat Hormuz yaitu dengan berkoordinasi dengan Teheran.

Militer Iran sementara itu menyatakan siap menutup Selat Hormuz tanpa batas waktu dan menyerang infrastruktur di kawasan jika Trump mewujudkan ultimatumnya.

(blq/dna)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |