Jakarta, CNN Indonesia --
Delegasi Iran menyatakan proses negosiasi teknis dengan Amerika Serikat di Swiss telah rampung pada Selasa (23/6).
Kelompok-kelompok kerja negosiasi akan dibentuk untuk membahas isu-isu nuklir dan sanksi, demikian dilaporkan media pemerintah Iran pada Selasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Negosiasi di Swiss merupakan lanjutan perundingan antara AS dan Iran secara teknis setelah kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU).
Dalam lanjutan negosiasi dengan AS, Teheran menyatakan pembentukan kelompok kerja nuklir dan sanksi sebagai bagian dari pembicaraan dengan AS.
Para negosiator "memutuskan bahwa empat kelompok kerja akan dibentuk: Pengakhiran Sanksi, Urusan Nuklir, Rekonstruksi dan Pembangunan Ekonomi, serta Pemantauan dan Implementasi," kata kantor berita pemerintah IRNA, mengutip Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi, dilansir dari AFP.
Sebelumnya pada Minggu (21/6), delegasi Iran yang dipimpin Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, memilih walk out merespons ancaman yang kembali dilontarkan Presiden AS Donald Trump.
Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan para delegasi pergi dari lokasi perundingan setelah bertemu dengan delegasi Qatar selaku salah satu mediator.
"Delegasi Republik Islam Iran meninggalkan gedung tempat negosiasi berlangsung setelah bertemu dengan deleagasi Qatar sebagai salah satu pihak mediator," demikian laporan IRNA.
"Pada saat yang bersamaan dengan dimulainya pembicaraan di Swiss, Donald Trump membuat pesan di media sosial X yang mengulangi ancaman dan pernyataannya terhadap Iran," lapor IRNA.
Negosiasi kemudian dilanjutkan kembali pada Senin (22/6).
(bac/bac)
Add
as a preferred source on Google

12 hours ago
8

















































