Jakarta, CNN Indonesia --
Iran telah menembak jatuh sejumlah pesawat dan helikopter milik Amerika Serikat sejak konflik dimulai pada 28 Februari.
Insiden itu mencakup berbagai jenis pesawat tempur, pesawat pendukung, hingga helikopter militer di beberapa wilayah Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pengamat menilai ini memicu pertanyaan terkait seberapa jauh kekuatan militer AS sesungguhnya, terutama dalam memprediksi perang melawan Iran yang akan menginjak bulan kedua ini.
Berikut merupakan sejumlah pesawat dan helikopter AS yang ditembak jatuh Iran:
Jet tempur F-15
Sebanyak tiga jet tempur F-15 ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Kuwait dalam insiden salah sasaran, pada 2 Maret. Seluruh enam awak berhasil keluar dengan selamat.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyebut para pilot telah kembali bertugas.
Pesawat tanker KC-135 Stratotanker
Pesawat tanker KC-135 Stratotanker jatuh di Irak dan menewaskan enam awak, pada 12 Maret. Militer AS menyebut insiden ini bukan akibat tembakan musuh, melainkan kecelakaan saat operasi udara.
Pesawat E-3 atau AWACS
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sukses menghancurkan pesawat mata-mata milik AS, Airborne Warning & Control System (AWACS), di pangkalan militer AS di Arab Saudi.
Media semi-resmi Iran Tasnim melaporkan satu pesawat E-3 atau AWACS rusak dalam serangan gabungan rudal dan drone yang diluncurkan oleh Angkatan Udara IRGC pada Jumat (27/3).
Pesawat A-10 Warthog
Iran telah menembak jatuh pesawat A-10 Warthog, pada Jumat (3/4). Pesawat itu ditembak di sekitar Selat Hormuz. Hal ini dinyatakan juru bicara Markas Besar Pusat militer Iran.
Dalam laporan Al Jazeera yang mengutip The New York Times, pilot A-10 disebut selamat.
Jet tempur F-35
Iran mengeklaim militernya menembak jatuh jet tempur F-35 AS di atas wilayah tengah Iran pada Jumat (3/4). Ini merupakan kedua kalinya Jet F-35 milik AS ditembak Iran.
Menurut laporan Reuters mengutip kantor berita Mehr, Teheran menyebut kemungkinan pilot pesawat tersebut untuk selamat sangat kecil.
Sebelumnya pada 19 Maret, Iran merusak jet tempur F-35 milik AS usai diduga kena tembakan Iran. Jet itu langsung melakukan pendaratan darurat di salah satu pangkalan udara AS di Timur Tengah.
Jet tempur F-15E Strike Eagle
Pesawat tempur AS F-15E Strike Eagle ditembak jatuh militer Iran, pada Jumat (3/4) di wilayah barat daya.
Ini menjadi insiden pertama di mana pesawat tempur AS ditembak Teheran dan jatuh di Iran sejak kedua negara terlibat peperangan pada 28 Februari lalu.
Kejadian ini menjadi pukulan telak bagi pemerintahan Presiden Donald Trump yang memulai peperangan di Timur Tengah tersebut. Insiden ini pun memicu operasi penyelamatan dua pilot militer AS yang sangat berbahaya.
Selama beberapa hari terakhir militer Iran dan AS berlomba menemukan dua pilot F-15 yang selamat tersebut. Namun, Trump mengeklaim militer AS berhasil menemukan dan menyelamatkan dua pilot AS tersebut dalam operasi yang ia cap paling berani dan berbahaya dalam sejarah Negeri Paman Sam.
Helikopter Black Hawk dan pesawat C-130
Sebanyak tiga pesawat AS ditembak jatuh oleh Iran. Markas Komando Pusat Militer Iran Khatam Al Anbiya mengeklaim ketiga pesawat itu terdiri dari dua helikopter Black Hawk dan pesawat angkut militer C-130.
"Pesawat-pesawat musuh yang menyusup di wilayah selatan Isfahan,termasuk dua helikopter Black Hawk dan satu pesawat angkut militer C-130, telah dihantam dan kini terbakar," kata Khatam Al Anbiya melalui pernyataan seperti dikutip AFP, Minggu (5/4).
(rnp/bac)
Add
as a preferred source on Google

11 hours ago
9















































