Jakarta, CNN Indonesia --
Militer Amerika Serikat membombardir 90 titik di berbagai wilayah Iran dalam serangan terbarunya ke negara tersebut.
Pusat Komando (CENTCOM) selaku unit militer AS yang bertanggung jawab untuk Timur Tengah pada Kamis (9/7) menyatakan telah merampungkan serangkaian serangan tambahan ke Iran pada Rabu (8/7) "untuk melemahkan kemampuan Iran dalam menyerang kapal komersial dan pelaut sipil yang tidak bersalah di Selat Hormuz."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasukan AS menyerang sekitar 90 target militer Iran termasuk sistem pertahanan udara, aset pengawasan pantai, lokasi penyimpanan rudal dan drone, kemampuan angkatan laut, serta infrastruktur logistik militer di sepanjang pesisir Iran," demikian keterangan CENTCOM di media sosial X.
Dikutip Al Jazeera, CENTCOM menyebut serangan terbaru ini diluncurkan setelah unitnya berhasil melancarkan serangan ofensif lainnya di malam sebelumnya.
Pasukan CENTCOM pada Selasa (7/7) menyerang sekitar 80 target militer Iran, termasuk puluhan kapal kecil milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), sebagai respons atas serangan Iran terhadap tiga kapal komersial di Selat Hormuz.
"Pasukan AS tetap waspada, mematikan, dan siap untuk melaksanakan operasi yang diarahkan oleh Panglima Tertingi (Donald Trump)," tutup CENTCOM.
Tiga kapal komersial berbendera Arab Saudi, Liberia, dan Kepulauan Marshall diserang saat melintas di Selat Hormuz pada Selasa. Menurut seorang pejabat AS, serangan tersebut "pelanggaran berat" terhadap MoU damai AS-Iran yang diteken pada 17 Juni lalu.
AS pun menanggapi serangan tersebut dengan meluncurkan serangan ke sejumlah wilayah pesisir Iran, termasuk Sirik, Bandar Abbas, Bushehr, Chabahar, Jask, hingga Pulau Abu Musa. Setidaknya satu orang tewas di Iranshahr dan sejumlah orang terluka di Ahvaz.
(blq/rds)
Add
as a preferred source on Google

12 hours ago
4

















































