Eks Bos Intel Inggris MI6 Heran Iran Masih Tangguh Perang Lawan AS

10 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan kepala badan intelijen luar negeri Inggris MI6 Alex Younger mengatakan Iran lebih tangguh dari perkiraan siapa pun saat perang melawan Amerika Serikat dan Israel.

Younger menilai pemerintahan Donald Trump memandang sebelah mata kekuatan Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenyataannya adalah AS meremehkan tugas tersebut, dan saya pikir sekitar dua minggu lalu, kehilangan inisiatif kepada Iran," kaya Younger kepada The Economist, dikutip Anadolu Agency, Rabu (25/3).

Iran, lanjut dia, punya "keunggulan" dalam perang yang berlangsung sejak 28 Februari.

Younger memandang negara Timur Tengah ini banyak belajar dari masa silam terutama saat digempur Israel-AS dalam Perang 12 Hari pada Juni tahun lalu.

Iran, kata dia, juga mengambil sejumlah keputusan baik dalam hal penyebaran kemampuan militer mereka dan pendelegasian wewenang penggunaan senjata-senjata.

"Langkah memberi mereka ketahanan ekstra yang signifikan," ujar Younger.

"Dalam praktiknya, rezim Iran lebih tangguh daripada yang diperkirakan siapa pun," imbuh dia.

Iran sudah memulai eskalasi horizontal, dan menembakkan roket ke siapa pun yang berada dalam jangkauan mereka jadi cara yang sangat baik memberikan harga ke AS.

"Mereka telah memahami pentingnya perang energi dan terus mengancam selat serta memperluas konflik ke tingkat global," kata mantan kepala intelijen itu.

Iran, di mata Younger, telah memainkan peran seolah-olah lemah dengan cukup baik.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |