Hari Ini Ultimatum Terakhir, Trump Ancam Musnahkan Iran dalam Semalam

8 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump mengeklaim pasukan Amerika Serikat mampu menghancurkan seluruh wilayah Iran hanya dalam satu malam.

"Seluruh negara itu bisa dilumpuhkan dalam satu malam, dan malam itu bisa saja terjadi besok malam," ujar Trump kepada wartawan dikutip Middle East Monitor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump juga menyatakan mereka tengah mencari pihak yang membocorkan informasi mengenai pilot AS yang berhasil diselamatkan dari Iran pekan lalu setelah pesawatnya ditembak jatuh.

Ia menjelaskan misi penyelamatan kedua untuk seorang personel militer AS yang hilang melibatkan 155 pesawat, yakni empat pesawat pengebom, 64 jet tempur, serta 48 pesawat pengisian bahan bakar di udara.

Sebelumnya, Trump menyebut sekitar 200 personel Pasukan Khusus turut membantu operasi evakuasi tersebut.

Komando Pusat AS (US CENTCOM), yang bertanggung jawab atas operasi militer di Timur Tengah, mengonfirmasi dua personel militer berhasil diselamatkan setelah jet F-15E mereka ditembak jatuh oleh rudal pada 2 April.

Sejak 28 Februari, serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebelumnya Trump mengatakan militer AS bisa menghancurkan situs energi dan jembatan di Iran dalam kurun waktu empat jam setelah tenggat waktu yang dia tetapkan.

Ultimatum Trump sendiri akan berakhir pada hari ini, Selasa (7/4) pukul 20.00 waktu Iran (pukul 23.30 WIB).

Dalam konferensi pers terbarunya, Trump mengancam akan merontokkan seluruh jembatan dan pembangkit listrik Iran.

"Kami punya rencana, karena kekuatan militer kami, di mana setiap jembatan di Iran akan hancur lebur pada pukul 12 tengah malam, di mana setiap pembangkit listrik di Iran akan berhenti beroperasi, terbakar, meledak, dan tidak akan pernah digunakan lagi, maksud saya hancur total," ujar Trump, dikutip Al Jazeera.

Trump sebelumnya menetapkan batas waktu Iran untuk membuka Selat Hormuz pada 7 April. Jika Teheran masih pada pendiriannya, dia sesumbar akan menjadikan negara tersebut neraka.

(rnp/dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |