Iran Tepis Kemungkinan Trump Bertemu Mojtaba Khamenei: Tak Realistis

16 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menepis kemungkinan pertemuan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sepekan kemarin di beberapa kesempatan Trump menyatakan keinginannya untuk bertemu Mojtaba "suatu saat nanti".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya saya ingin bertemu dengannya. Kita mungkin akan bertemu suatu saat nanti, tergantung bagaimana semuanya berjalan," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan New York Post.

Namun Araghchi membantah peluang tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan media Lebanon, Araghchi menyebut hal itu tidak realistis.

"Saya melihat sebuah laporan yang tampaknya mengatakan bahwa dia (Trump) telah menyatakan siap untuk bertemu atau bahwa dia ingin mengadakan pertemuan," kata Araghchi dalam wawancara dengan televisi Al Mayadeen.

"Saya pikir kita harus realistis dan berpikir serta hidup di dunia nyata," imbuhnya, seperti dikutip AFP.

Mojtaba Khamenei diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, setelah ayah sekaligus pendahulunya Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

Araghchi mengeklaim selama serangan yang menewaskan Ali Khamenei, Mojtaba berada di kantor yang sama, namun berada di bagian lain gedung itu sehingga tidak terluka.

Selain itu, Araghchi mengatakan Mojtaba Khamenei selama ini hadir dalam setiap urusan negara dan memiliki kendali penuh.

Menurutnya alasan Mojtaba tidak pernah muncul ke publik sejak dipilih pimpin Iran adalah "karena pertimbangan keamanan".

Saat ini Iran dan Amerika Serikat telah sepakat gencatan senjata, dimulai pada 8 April lalu. Namun negosiasi langsung maupun melalui perantara antara Iran dan AS sejauh ini masih gagal menghasilkan solusi permanen atas konflik tersebut.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |