Jumlah Korban Tewas Demo Iran Simpang Siur, Ini Versi Pemerintah dan LSM

10 hours ago 7
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Dunia internasional terus menyoroti demonstrasi berdarah di Iran yang telah berlangsung sejak 28 Desember 2025 lalu dan dilaporkan telah menewaskan ribuan orang.

Pejabat pemerintah Iran dan sejumlah lembaga pemantau hak asasi manusia melaporkan korban tewas dengan angka yang berbeda-beda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pekan lalu, ada laporan yang menyebut 646 tewas, dan ada pula yang mencatat lebih dari 2.000 tewas.

Demo di Iran mulanya protes soal inflasi yang melejit tapi belakangan tuntutan meluas jadi desakan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mundur.

Demonstrasi pun dilaporkan diwarnai kerusuhan. Khamenei mengatakan tak akan memberi toleransi ke pedemo yang merusak fasilitas umum dan pendukung Amerika Serikat-Israel

Berikut jumlah korban tewas versi pemerintah hingga organisasi non-pemerintah

Pemimpin tertinggi Iran

Pada Sabtu (17/1), pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk pertama kalinya sejak gelombang protes dimulai juga menyinggung soal korban tewas.

"Mereka yang terkait AS dan Israel menyebabkan kerusakan besar dan menewaskan beberapa ribu orang," kata Khamenei, dikutip Al Jazeera, Minggu (19/1).

Namun, dia tak menyebut secara pasti angka korban tewas dan para demonstran yang dilaporkan ditangkap pasukan keamanan.

Pejabat Iran

Pada Minggu (18/1), pejabat Iran yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters pihak berwenang telah memverifikasi setidaknya 5.000 orang tewas dalam protes, termasuk sekitar 500 personel keamanan.

Pejabat itu lalu menyalahkan "teroris dan perusuh bersenjata" atas pembunuhan "warga Iran yang tak bersalah."

Dia juga mengatakan bentrokan paling fatal dan angka kematian tertinggi terjadi di mayoritas wilayah kurdi, barat laut Iran.

Lembaga HAM di AS

Sementara itu, kantor berita lembaga pemantau hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, Human Right Activist News Agency (HRANA) melaporkan pada total korban tewas selama demo Iran mencapai 3.766 jiwa. Ribuan kasus masih dalam proses penilaian, demikian dikutip media Australia 9 News, Senin (19/1).

Lembaga HAM di Norwegia

Lembaga pemantau HAM Iran yang berbasis di Norwegia, Iran Human Rights, melaporkan korban tewas dalam demonstrasi di negara tersebut pada 14 Januari mencapai 3.428 jiwa, demikian dikutip situs resminya.

Laporan belum diverifikasi

Menurut laporan sejumlah dokter di lapangan yang belum diverifikasi menyebutkan 16.500 demonstran meninggal dan 330.000 lainnya mengalami luka-luka, demikian dikutip Jerusalem Post.

(isa/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |