Klaim Trump: Iran Setuju Lucuti Nuklir

17 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Iran sudah setuju untuk melucuti nuklir yang mereka punya. Hal itu disebut Trump akan dibahas dalam pertemuan di Doha, Qatar, Selasa (30/6).

Dikutip dari Fox News, Selasa (30/6), Trump mengatakan para pejabat AS akan bertemu dengan perwakilan Iran pada hari ini. Pertemuan itu diklaim Trump akan fokus membahas program nuklir Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump kembali menegaskan Teheran tidak akan diizinkan untuk memperoleh senjata nuklir.

"Pertemuan di Doha mungkin penting, mungkin tidak. Kita akan mengetahuinya [nanti]. Ini adalah [pertemuan] denuklirisasi Iran. Kami tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir, dan mereka tidak akan memiliki senjata nuklir. Mereka telah menyetujuinya," ujar Trump di Ruang Oval.

Trump mengklaim pertemuan di Qatar dilakukan atas permintaan dari pihak Iran. AS pun mengirim utusan khusus Gedung Putih Steve Witkoff dan penasihat Gedung Putih Jared Kushner.

"Perjuangan denuklirisasi Iran yang sedang kita hadapi. Akan ada pertemuan tentang itu besok [Selasa di Qatar]. Kita akan lihat bagaimana hasilnya," ucap Trump.

Sementara pihak Iran membantah sudah tercapai kesepakatan mengenai nuklir, seperti yang diklaim Trump. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan pihaknya berkomitmen mematuhi nota kesepahaman (MoU) dengan AS asal Washington memenuhi kewajibannya.

"Kesepahaman bersama adalah jalan dua arah. Jika pihak Amerika mematuhi perjanjian tersebut, kami juga akan memenuhi komitmen kami."

"Pendekatan kami terhadap gertakan yang tidak masuk akal dan ancaman tanpa dasar adalah dengan mengandalkan rasionalitas dan martabat manusia dalam pengambilan keputusan, sambil membela diri secara tegas dan tanpa takut ketika tindakan diperlukan," ucap Pezeshkian melalui akun X.

(har/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |