Presiden Jerman Steinmeier Minta PBB Direformasi

13 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier pada Senin (29/6) meminta agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) direformasi secara mendasar.

Steinmeier memperingatkan bahwa tatanan internasional yang berdasar pada aturan mulai menghadapi tekanan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbicara pada pembukaan Konferensi Keberlanjutan Hamburg, Steinmeier mengatakan dunia memasuki periode di mana norma-norma internasional yang telah lama ada semakin terancam.

"Kita hidup di zaman ketika aturan internasional yang telah memandu kita selama beberapa dekade kini terancam, ketika beberapa negara kuat tidak lagi mengakui aturan-aturan ini dan dengan berani melanggarnya ketika aturan-aturan tersebut menghalangi kepentingan kekuasaan mereka sendiri," katanya, menurut laporan media Suddeutsche Zeitung, dikutip dari Anadolu Agency.

Ia mengatakan politik global semakin dibentuk oleh "politik kekuasaan mentah, pemikiran zero-sum, dan konfrontasi" menggantikan apa yang ia gambarkan sebagai fondasi sistem internasional yang kooperatif.

"Semangat kebrutalan dan kekejaman sedang melanda politik internasional," tambah Steinmeier.

Terlepas dari perkembangan ini, Steinmeier menekankan bahwa meninggalkan kerja sama multilateral akan menjadi langkah yang salah.

"Penarikan diri dari Perserikatan Bangsa-Bangsa akan menjadi tindakan yang picik dan fatal. Namun demikian, PBB harus berubah, harus menjadi lebih efisien dan efektif, harus membuktikan bahwa ia dapat memberikan hasil yang lebih baik daripada para pemimpin otoriter dengan fantasi kemahakuasaan mereka," katanya.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |