Korut Tembakkan Rudal Balistik ke Laut, Sehari Usai Latihan Korsel-AS

9 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Korea Utara (Korut) menembakkan sejumlah rudal balistik jarak pendek ke arah laut di lepas pantai timurnya pada Sabtu (12/9).

Peluncuran dilakukan sehari setelah Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), dan Jepang menyelesaikan latihan militer bersama.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengatakan pihaknya mendeteksi beberapa rudal diluncurkan dari wilayah pesisir timur Korea Utara, sekitar Wonsan, pada pukul 05.20 waktu setempat, seperti yang dilansir dari Aljazeera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rudal-rudal tersebut terbang sekitar 250 kilometer (km) sebelum jatuh ke laut.

Militer Korea Selatan (Korsel) kini memperkuat sistem pengawasan dan bertukar informasi terkait peluncuran tersebut dengan Amerika Serikat (AS) dan Jepang.

Kantor Keamanan Nasional Korea Selatan (Korsel) juga menggelar rapat keamanan darurat bersama Kementerian Pertahanan, JCS, dan sejumlah lembaga terkait setelah peluncuran.

Diluncurkan Usai Latihan Militer

Peluncuran rudal terjadi sehari setelah Korea Selatan mengakhiri latihan maritim bersama AS dan Jepang yang berlangsung selama lima hari.

Latihan yang dikenal sebagai Freedom Edge tersebut berfokus pada peningkatan kemampuan ketiga negara dalam menghadapi ancaman Korea Utara.

Korea Utara sebelumnya telah mengecam latihan tersebut. Pada awal latihan, Menteri Pertahanan Korea Utara Kim Song Gi memperingatkan bahwa Pyongyang dapat mengambil tindakan balasan.

"Korea Utara mampu mengambil tindakan balasan yang kuat sebagai bentuk respons berdasarkan kekuatan," kata Kim.

Korea Utara juga menilai latihan Freedom Edge sebagai ancaman terhadap Pyongyang dan negara-negara lain di kawasan.

Mengutip laporan Japan Times, Korea Utara diduga menembakkan rudal balistik seri Hwasong-11 serta peluru dari sistem peluncur roket ganda 600 milimeter dalam beberapa rangkaian peluncuran. Militer Korea Selatan masih menganalisis jenis rudal yang ditembakkan.

Korea Utara Kembali Uji Rudal

Peluncuran terbaru menambah rangkaian uji rudal yang dilakukan Korea Utara dalam beberapa pekan terakhir. Pada 20 Agustus lalu, Pyongyang menembakkan sekitar 10 rudal balistik jarak pendek ke laut.

Peluncuran tersebut terjadi beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya berencana bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada tahun ini.

Meski Trump membuka kemungkinan pertemuan, Pyongyang menunjukkan sikap dingin terhadap rencana tersebut.

Korea Utara menilai pemerintahan Trump masih menjalankan kebijakan yang dianggap bermusuhan terhadap negaranya.

Pyongyang juga menegaskan bahwa pembicaraan hanya mungkin dilakukan dengan persyaratan yang mereka tentukan sendiri, termasuk pengakuan terhadap Korea Utara sebagai negara pemilik senjata nuklir dan penghentian kebijakan AS yang dianggap bermusuhan.

(anm/sfr)

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |