Menhan AS Pecat Kepala Staf Angkatan Darat di Tengah Perang

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, dilaporkan memecat Kepala Staf Angkatan Darat AS, Randy George, pada Kamis (waktu setempat). Keputusan ini menambah daftar perombakan besar di jajaran tertinggi Pentagon dalam beberapa waktu terakhir.

Tiga pejabat pertahanan AS mengatakan kepada Reuters bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Hegseth membentuk ulang struktur kepemimpinan militer. Pemecatan jenderal aktif di tengah situasi konflik disebut sebagai langkah yang nyaris belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah militer modern AS.

Pentagon mengonfirmasi bahwa George akan "pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, efektif segera." Dalam pernyataan resminya, Pentagon menyampaikan apresiasi atas puluhan tahun pengabdian George dan mendoakan yang terbaik bagi masa pensiunnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, tidak ada penjelasan resmi terkait alasan di balik pencopotan tersebut.

Selain George, dua pejabat lain yang turut diberhentikan adalah Jenderal David Hodne, yang memimpin Komando Transformasi dan Pelatihan Angkatan Darat, serta Mayor Jenderal William Green, kepala Korps Chaplain Angkatan Darat.

Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya aktivitas militer AS di Timur Tengah, khususnya dalam operasi yang berkaitan dengan Iran. Meski serangan utama dilakukan oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara, Angkatan Darat tetap memainkan peran penting, termasuk dalam pengoperasian sistem pertahanan udara.

Selain itu, ribuan personel dari Divisi Lintas Udara ke-82 unit elit Angkatan Darat AS dilaporkan mulai dikerahkan ke kawasan tersebut, membuka kemungkinan keterlibatan dalam operasi darat.

Angkatan Darat sendiri merupakan cabang terbesar militer AS, dengan sekitar 450.000 prajurit aktif.

Perombakan di Pentagon

Pemecatan George terjadi di tengah gelombang perubahan besar di Pentagon. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah posisi penting juga mengalami pergantian, termasuk Ketua Kepala Staf Gabungan sebelumnya, C.Q. Brown, Kepala Operasi Angkatan Laut, serta Wakil Kepala Staf Angkatan Udara.

Menariknya, tidak ada tanda-tanda ketegangan terbuka antara Hegseth dan George sebelum keputusan tersebut diumumkan. Hegseth sendiri dikenal mengambil sejumlah langkah kontroversial, termasuk memecat penasihat hukum utama Angkatan Darat dan merencanakan parade militer besar untuk merayakan ulang tahun ke-250 Angkatan Darat AS yang bertepatan dengan ulang tahun Presiden Donald Trump.

Sebelumnya, Hegseth juga membatalkan penyelidikan terhadap pilot helikopter Angkatan Darat yang terbang di dekat rumah musisi Kid Rock, yang dikenal sebagai pendukung vokal Trump. Namun, laporan media menyebutkan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan pemecatan George.

Untuk sementara, posisi George akan diisi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Christopher LaNeve.

Sumber lain menyebutkan bahwa jajaran pimpinan senior Angkatan Darat baru mengetahui pemecatan tersebut bersamaan dengan pengumuman publik.

George, seorang perwira infanteri, sebelumnya pernah bertugas di Irak dan Afghanistan. Ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat sejak 2023, dengan masa jabatan yang umumnya berlangsung selama empat tahun.

Pencopotan ini menjadi sinyal kuat adanya dinamika dan ketidakpastian di tubuh Pentagon, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |