Militer Iran Tebar Ancaman Serius di Selat Hormuz

10 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Situasi di Selat Hormuz disebut militer Iran tidak akan kembali ke kondisi sebelumnya di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, pada Rabu (25/3), yang menegaskan Teheran tetap mengendalikan akses maritim di jalur strategis tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Situasi di selat itu tidak akan kembali seperti dulu," ujar Zolfaghari, dikutip Middle East Monitor.

Ia menambahkan bahwa izin pelayaran akan ditentukan oleh Iran.

"Api di bawah harga minyak telah dinyalakan, dan kendali berada di tangan kami," kata Zolfaghari.

Selain itu, juru bicara tersebut menyatakan kekuatan nasional Iran terus meningkat.

"Ketahanan rakyat kami dan kekuatan angkatan bersenjata terus meningkat dari waktu ke waktu," ujarnya.

Ia menegaskan pihak lawan kini semakin tertekan dan menunjukkan tanda-tanda kelemahan.

Amerika Serikat dan Israel dilaporkan terus melakukan serangan udara ke Iran sejak 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Teheran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Serangan itu menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan sektor penerbangan.

(rnp/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |