Owner Forum Bunuh Diri Online Diadili, Terancam 20 Tahun Penjara

7 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Pria yang dituduh menjual racun dan membuka forum online untuk membantu puluhan orang di berbagai negara bunuh diri bakal menjalani pengadilan perdananya di Kanada pada Jumat (39/5). Ia diperkirakan akan mengaku bersalah atas 14 tindak pidana.

Kenneth Law, 60, ditangkap polisi Kanada pada 2023. Ia disebut membuka forum-forum daring dan memberi panduan kepada orang-orang yang mengalami tekanan mental dari berbagai negara tentang cara mengakhiri hidup.

Mantan koki itu juga diduga mengirim paket kepada ratusan orang di puluhan negara berisi sodium nitrite, bahan pengawet yang legal diperjualbelikan namun dapat mematikan dalam konsentrasi tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Kanada, Law menghadapi 14 dakwaan pembunuhan serta tambahan 14 dakwaan karena membantu atau mendorong tindakan bunuh diri.

Namun jaksa telah mencabut dakwaan pembunuhan sebagai imbalan atas pengakuan bersalah Law terhadap dakwaan yang lebih ringan, menurut pengacaranya dan keluarga para korban.

Dikutip AFP, para ahli hukum mencatat bahwa membantu atau mendorong bunuh diri merupakan tindak pidana serius dan Law dapat dijatuhi hukuman 10 hingga 20 tahun penjara.

Sementara itu, kabar bahwa Law tidak akan diadili atas dakwaan pembunuhan mengecewakan sebagian keluarga korban.

Salah satu ayah korban, David Parfett, mengatakan putranya yang berusia 22 tahun, Thomas, mengakhiri hidupnya sendiri pada 2021 menggunakan bahan yang diduga dipasok oleh Law.

Kematian Thomas tidak termasuk dalam kasus yang sedang diproses di Kanada, namun menjadi salah satu dari puluhan kasus bunuh diri di Inggris yang dilaporkan terkait dengan forum daring milik Law.

Sejak kematian putranya, Parfett menjadi advokat perubahan hukum dan mendesak regulasi yang lebih ketat terhadap ruang daring yang mengarahkan orang menuju tindakan menyakiti diri sendiri.

Ia mengatakan kepada AFP bahwa otoritas Kanada kehilangan kesempatan untuk menunjukkan betapa seriusnya tindakan Law.

"Jika (Law) tidak menawarkan instruksi rinci tentang cara mengakhiri hidup sendiri, kemungkinan besar anak saya masih ada di sini. Jadi bagi saya, ini adalah pembunuhan," kata Parfett.

Sementara itu, putra Kim Prosser, Ashtyn, mengakhiri hidupnya pada Maret 2023, beberapa pekan sebelum penangkapan Law. Pada Jumat nanti, Law diperkirakan mengaku bersalah karena mendorong Ashtyn sebelum bunuh diri terjadi.

Prosser mengatakan kepada AFP bahwa ia akan menghadiri sidang tersebut dan berbicara mengenai tiga tahun penuh rasa sakit sejak kematian putranya pada 30 Maret 2023.

"Berada di pengadilan pada Jumat dan duduk di sana... ini adalah awal dari babak baru dalam proses penyembuhan," katanya.

Prosser kini bekerja di bidang pelatihan holistik dan kesehatan mental. Ia mengatakan memahami kemarahan keluarga lain karena Law tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas pembunuhan, namun dirinya tidak merasakan emosi yang sama.

Salah satu persoalan utama yang dihadapi jaksa adalah apakah tindakan yang sama dapat dikategorikan sekaligus sebagai mendorong bunuh diri dan pembunuhan.

Profesor hukum dari Dalhousie University, Robert Currie, mengatakan kepada AFP bahwa jaksa dalam kasus Law terus memantau kasus terpisah di Mahkamah Agung Kanada dengan harapan para hakim memberikan kejelasan mengenai isu tersebut.

Namun Mahkamah Agung tidak memberikan jawaban atas persoalan itu, dan jaksa meragukan mereka dapat memperoleh vonis pembunuhan terhadap Law, kata Currie, seraya menekankan bahwa terdakwa tetap akan menerima hukuman berat.

Disclaimer kesehatan mental

(rds/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |