PBB Ungkap Kesulitan Selidiki Serangan Tewaskan 3 TNI di Lebanon

9 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan butuh waktu melakukan investigasi terkait tiga prajurit TNI yang tewas saat bertugas menjadi Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon (UNIFIL) pada pekan lalu.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric mengatakan ada tantangan yang dihadapi tim investigasi saat ini seperti situasi sulit di lapangan dan keterlambatan mengakses lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Investigasi ini butuh waktu, karena para ahli teknis memeriksa bukti fisik di tempat kejadian, " kata Dujarric dalam konferensi pers pada Rabu (1/4).

Dia lalu berujar, "Sementara yang lain melihat konteks dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengumpulkan dan memverifikasi informasi."

Tiga anggota TNI yang bertugas di UNIFIL tewas gegara serangan Israel ke Lebanon.

Dua anggota TNI yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwaan tewas mbas ledakan di dekat Bani Hayyan pada 29 Maret. Di hari sebelumnya yakni pada 30 Maret, satu anggota TNI Fahrizal Rhomadhon tewas gegara ledakan proyektil di sekitar Adchit Al Qusayr.

[Gambas:Video CNN]

Di kesempatan ini, Dujarric juga mengungkapkan temuan awal penyelidikan terkait insiden 30 Maret yang menyasar pasukan penjaga perdamaian PBB itu.

"Temuan awal terkait insiden di Bani Hayyan pada 30 Maret, yang menewaskan dua pasukan penjaga perdamaian, menunjukkan bahwa ledakan di pinggir jalan menghantam konvoi mereka," kata Dujarric.

Situasi di Lebanon memburuk dengan cepat dalam beberapa hari terakhir.

Eskalasi tersebut, kata dia, menimbulkan dampak buruk yang besar bagi warga sipil dan infrastruktur sipil, khususnya di Lebanon.

"Hal ini juga sangat membahayakan keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB," kata Dujarric.

Sebelumnya, seorang sumber keamanan PBB mengatakan tiga prajurit TNI tewas di Lebanon selatan kena serangan pasukan Israel.

Sumber yang tak ingin diidentifikasi itu mengatakan kepada AFP pada Selasa (31/3) bahwa satu personel TNI yang gugur pada Minggu (29/3) terkena tembakan yang diluncurkan militer Israel. Ia menyebut tembakan itu dilepas dari tank Negeri Zionis karena "puing-puing dari peluru tank (Israel) ditemukan" di lokasi kejadian.

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |