Perang Memanas, Iran Bombardir Hanggar Jet F-35 AS di Yordania

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangkaian serangan rudal "dahsyat" terhadap pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di pangkalan Al Azraq, Yordania, Rabu (9/9).

Serangan ini menjadi yang terbaru ketika peperangan kedua negara kembali memanas di tengah gencatan senjata dan upaya perundingan yang mandek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam operasi yang bertujuan menghukum pihak agresor ini, sejumlah besar rudal balistik berbahan bakar padat dan cair menghantam lokasi pemeliharaan, persiapan, dan penempatan pesawat tempur F-35, F-16, dan F-15, serta hangar mereka, sehingga menimbulkan kerusakan parah pada musuh," kata IRGC dalam pernyataan yang dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim.

Media Iran, baik resmi maupun semi-resmi, melaporkan bahwa sejumlah rudal Iran itu ditembakkan ke sebuah pangkalan AS di Yordania sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari.

Dikutip Al Jazeera, berbagai jenis rudal terlihat melintas di wilayah perbatasan Yordania-Suriah.

Sementara itu, pihak Yordania menuturkan sedikitnya delapan rudal Iran telah dicegat oleh pertahanan udara negaranya di atas Amman dan sejumlah kota lainnya di negara tersebut.

Rekaman yang beredar menunjukkan bahwa ini mungkin merupakan rentetan serangan paling intens sejauh ini, dengan jumlah rudal yang ditembakkan Iran sebagai respons terhadap serangan AS dalam beberapa hari terakhir mencapai angka tertinggi.

Serangan Iran ke pangkalan AS di Yordania ini berlangsung tak lama setelah AS mengeklaim telah menghancurkan lima kapal tanker Iran dalam serangan terbaru.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pihaknya menghancurkan lima kapal tanker minyak mentah Iran setelah IRGC dua kali menargetkan kapal perang Angkatan Laut AS dengan rudal balistik dalam dua hari terakhir.

Dalam pernyataan yang dibagikan secara daring, CENTCOM mengatakan kapal perang tersebut berhasil menghindari kedua upaya serangan dan tetap melanjutkan patroli di perairan kawasan, tanpa ada personel Amerika yang terluka.

Sebagai respons, pasukan AS menyerang kapal tanker M/T Kaviz, M/T Charminar, M/T Horizon 1, dan M/T Riesco di Teluk Oman, serta M/T Derya di dekat Pulau Kharg.

Menurut pernyataan tersebut, Iran mengklaim kapal-kapal tanker itu sebagai bagian dari "jaringan bayangan bernilai miliaran dolar" yang mendanai IRGC dan kelompok-kelompok proksinya di kawasan.

[Gambas:Twitter]

CENTCOM menambahkan bahwa "Iran tidak memiliki sarana untuk mempertahankan kapal-kapal tersebut".

Serangan serupa terjadi pada 5 September, ketika CENTCOM menghancurkan tiga kapal tanker Iran setelah IRGC berupaya menargetkan sebuah kapal induk AS dan kapal perusak berpeluru kendali-serangan yang menurut CENTCOM gagal.

(rds)

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |