Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membalas ancaman Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei soal perang regional.
Trump sudah menduga Khamenei bakal mengatakan hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa dia tidak mengatakan? Tentu, dia akan mengatakan hal tersebut," kata Trump ke awal media di Mar-a-Lago, Florida, dikutip Anadolu Agency, Minggu (1/2).
Dia lalu berujar, "Kita punya kapal-kapal terbesar dan terkuat di dunia di sana, sangat dekat."
Meski demikian, Trump tetap berharap Iran dan AS bisa menghasilkan kesepakatan soal program nuklir Teheran yang dianggap berbahaya.
"Semoga kita bisa mencapai kesepakatan," ungkap dia.
Jika tidak ada kesepakatan, kata Trump, "maka kita akan tahu apakah dia benar atau tidak."
Komentar Trump muncul usai Khamenei mengatakan jika AS memulai perang Timur Tengah akan terdampak.
"Jika AS memulai perang kali ini, dampaknya akan meluas ke seluruh kawasan," kata Khamenei dalam pertemuan di Teheran menjelang peringatan ke-47 Revolusi Islam 1979, Minggu.
Khamenei juga mengatakan pengerahan kapal induk dan kapal perang AS ke perairan Timur Tengah sebagai langkah lama yang terus diulang.
Dia lalu meminta rakyat Iran agar tidak takut terhadap ancaman apapun dari AS.
"Sekarang orang ini [Trump] pun terus mengklaim 'kami membawa kapal perang' dan sebagainya," ujar Khamenei.
"Bangsa Iran tidak boleh takut. Rakyat kami tidak akan terpengaruh oleh ancaman-ancaman seperti itu," imbuh dia.
Trump sebelumnya sesumbar kapal induk dan kapal perang AS sedang menuju perairan Timur Tengah.
Ketegangan AS-Iran meningkat tajam selama beberapa pekan terakhir usai demonstrasi besar-besaran di negara Timur Tengah itu.
Trump berulang kali mengancam akan menyerang Iran jika tindakan keras terhadap demonstrasi terus berlangsung.
Namun, belakangan ancaman Trump bertambah. Dia mengatakan AS siap menggempur Iran jika negosiasi program nuklir mereka gagal.
(isa/rds)

8 hours ago
3
















































