UEA Bantah Luncurkan Drone Wing Loong II Buatan China ke Iran

5 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Uni Emirat Arab (UEA) membantah meluncurkan drone Wing Loong II yang diklaim Iran meluncur ke Kota Shiraz beberapa waktu lalu.

Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, menegaskan negaranya tak pernah sekalipun terlibat dalam perang Iran vs Amerika Serikat (AS) dan Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai dari Arab Saudi, Oman, Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan dari mana pun, tidak pernah ada yang terlibat dalam menyerang Iran sejak konflik ini dimulai," kata Al Dhaheri di kediamannya di Jakarta Selatan, Rabu (8/4).

Al Dhaheri menekankan justru Iran yang sejak awal meluncurkan serangan udara ke negaranya dan negara-negara Teluk lain.

"(Klaim) ini bukan cerita yang sebenarnya," tegasnya.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baqaei mengatakan sebuah drone telah ditembak jatuh di Kota Shiraz, yang tampaknya diluncurkan oleh UEA atau Arab Saudi.

Pasalnya, puing-puing drone tersebut diidentifikasi sebagai Wing Loong II buatan China, yang dimiliki kedua negara Teluk.

"Ini bisa menjadi bukti (kuat) lain tentang partisipasi langsung dan keterlibatan aktif beberapa negara di kawasan ini dalam kejahatan agresi dan kejahatan perang AS/Israel terhadap Iran," kata Baqaei dalam unggahan di X, Jumat (3/4).

Baqaei tidak menyebutkan negara mana yang dimaksud. Namun, ia mengatakan "dua negara kawasan (Timur Tengah)" merupakan pengguna drone tersebut.

Ia pun meminta salah satu dari dua negara untuk memberikan penjelasan atas peristiwa ini.

"Diperlukan klarifikasi dari salah satu dari DUA NEGARA di kawasan yang menggunakan drone ini!" tulisnya.

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, sebelumnya melaporkan angkatan bersenjata Iran berhasil menghancurkan drone MQ-9 Reaper milik AS. Namun, tak lama kemudian, puing-puing pesawat nirawak itu diidentifikasi sebagai Wing Loong II, berdasarkan ukuran dan penampakan pesawat.

Wing Loong II dimiliki oleh UEA dan Saudi. AS dan Israel tidak memiliki jenis drone ini.

Wing Long II dikembangkan oleh Chengdu Aircraft Corporation. Ini merupakan salah satu dari ekspor drone tersukses China yang mampu membawa rudal, bom, dan roket seberat total 480 kilogram. Jangkauan drone ini sejauh 1.500 kilometer.

Dilansir dari South China Morning (SCMP), UEA dan Saudi pernah dituding terlibat dalam konflik Sudan dan Yaman dengan mengerahkan Wing Loong II. Milisi Houthi Yaman saat itu mengeklaim menembak jatuh drone tersebut.

(blq/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |