Zelensky: Tak Ada Permintaan Bantuan Buka Selat Hormuz

20 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan belum ada negara yang meminta bantuan Kiev untuk membuka kembali Selat Hormuz, di tengah kunjungannya ke sejumlah negara Timur Tengah.

Zelensky menyatakan Ukraina tetap siap berkontribusi dalam menjaga keamanan jalur strategis tersebut, meski hingga kini belum dilibatkan secara langsung.

"Tidak ada yang melibatkan kami secara khusus dalam masalah Selat Hormuz. Selama kunjungan saya, saya sampaikan kepada perwakilan negara-negara Timur Tengah dan Teluk: Ukraina siap membantu dalam segala hal yang berkaitan dengan pertahanan," ujar Zelensky, seperti dikutip AFP, Jumat (3/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya dampak penutupan Selat Hormuz oleh Iran, sebagai respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel yang memicu eskalasi konflik di kawasan.

Penutupan jalur tersebut mengguncang pasar global, mengingat sekitar seperlima hingga sepertiga pasokan minyak dunia melintasi selat itu setiap hari. Situasi ini mendorong lonjakan harga energi sekaligus mengganggu rantai pasok di berbagai negara.

Meski tidak merinci bentuk bantuan yang ditawarkan, Zelensky menyinggung pengalaman Ukraina dalam menembus blokade Rusia pada awal invasi sebagai gambaran kapasitas negaranya.

Di sisi lain, Kiev juga mengkhawatirkan konflik di Timur Tengah akan mengalihkan perhatian internasional dari perang yang masih berlangsung di Ukraina.

Dalam upaya memperkuat posisi diplomatik, Zelensky pekan lalu melakukan lawatan ke kawasan Timur Tengah dan menandatangani kerja sama pertahanan dengan sejumlah negara, termasuk Qatar dan Arab Saudi.

"Saya percaya bahwa kami telah mengubah sikap Timur Tengah dan wilayah Teluk terhadap Ukraina untuk bertahun-tahun ke depan," kata Zelensky.

(lau/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |