Bentrokan Pecah di Penjara Sri Lanka, 26 Tewas Ratusan Terluka

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Bentrokan pecah di penjara Sri Lanka pada Senin (6/7), menyebabkan 26 orang tewas termasuk empat penjaga, dan lebih dari 100 orang luka-luka.

Dilansir AFP, para korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Negombo di utara ibu kota Kolombo, usai bentrokan semalaman antara narapidana dari dua geng narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Rumah Sakit Negombo Pushpa Gamlath mengatakan 26 jenazah dibawa ke fasilitas kesehatan milik negara, dan lebih dari 100 narapidana dan penjaga yang terluka juga dirawat.

"Ada beberapa korban dengan luka tembak," kata Gamlath.

Bentrokan itu mulai pada Minggu (5/7) malam di Penjara Negombo, yang menampung hampir 10 ribu narapidana. Pasukan komando polisi telah dipanggil namun tak dikerahkan ke dalam penjara.

Pasca-bentrokan itu, kerumunan besar kerabat para narapidana berkumpul di luar penjara.

Warga di sekitar lokasi mengaku mendengar suara tembakan, sementara pihak berwenang mengerahkan drone untuk memantau situasi.

"Empat penjaga tewas ketika mereka mencoba membubarkan kerusuhan. Situasi menjadi di luar kendali pagi ini," ungkap seorang pejabat polisi.

Pada Desember 2020 lalu, kerusuhan di penjara lain di Sri Lanka menewaskan 11 narapidana dan melukai 117 orang saat puncak pandemi Covid-19. Insiden itu menyebabkan pemerintah membebaskan ratusan narapidana dari penjara yang penuh sesak.

Data resmi menunjukkan bahwa penjara-penjara di seluruh Sri Lanka menampung 41.250 narapidana atau sekitar empat kali lipat dari kapasitasnya.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |