Jakarta, CNN Indonesia --
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pentagon, kembali mengejutkan publik dengan merilis gelombang kedua dokumen rahasia terkait fenomena objek terbang tak dikenal atau UFO.
Dalam berkas terbaru ini, terdapat laporan kesaksian mencengangkan mengenai kawanan bola cahaya raksasa (orbs), piringan terbang (discs), hingga bola api yang melintasi langit AS selama 80 tahun terakhir.
Perilisan ini merupakan tindak lanjut dari perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump pada awal tahun 2026 untuk membuka transparansi data militer terkait apa yang kini resmi disebut pemerintah sebagai Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) atau Fenomena Anomali Tak Dikenal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu dokumen paling mutakhir yang menyita perhatian adalah kesaksian langsung dari seorang perwira intelijen senior militer AS. Dalam laporannya, ia menceritakan pengalamannya menyaksikan fenomena aneh tersebut dari atas helikopter militer pada tahun 2025 di wilayah barat Amerika Serikat.
"Saya melihat bola-bola cahaya berwarna oranye yang tak terhitung jumlahnya, berkerumun dan bergerak cepat mengepung ke segala arah. Fenomena itu membuat saya benar-benar kehilangan kata-kata," tulis perwira intelijen tersebut dalam dokumen rahasia yang identitasnya disamarkan oleh Pentagon, seperti dilansir Reuters.
Gelombang materi baru yang diunggah Pentagon pada Jumat (22/5) malam waktu setempat tidak hanya berisi dokumen teks, melainkan dokumen multimedia yang masif.
Materi yang dirilis di antaranya, enam dokumen analisis mendalam, sejumlah rekaman audio percakapan pilot, dan 51 video manifes militer.
Di antara puluhan video tersebut, terdapat satu rekaman video krusial yang memperlihatkan momen sebuah objek terbang tak dikenal (UFO) ditembak hingga hancur berkeping-keping oleh proyektil militer. Namun, Pentagon menolak menjelaskan lokasi dan kronologi di balik video penembakan tersebut.
Sebelumnya, Pentagon telah mengunggah gelombang pertama berisi 161 dokumen rahasia pada 8 Mei lalu, dan berjanji akan terus membuka arsip-arsip lama ke publik secara bertahap sepanjang tahun 2026.
Arsip Kuno 1948: UFO Meledak di New Mexico
Dokumen lain yang tak kalah menarik adalah laporan setebal 116 halaman dari Armed Forces Special Weapons Program yang mencakup periode tahun 1948 hingga 1950.
Laporan intelijen kuno tersebut merangkum sedikitnya 209 kesaksian tentara mengenai penampakan bola cahaya hijau dan piringan terbang misterius pasca-Perang Dunia II. Fokus investigasi dalam dokumen tersebut mengarah pada serangkaian insiden di Sandia, New Mexico.
Para saksi militer kala itu menggambarkan bagaimana objek-objek UAP tersebut melakukan manuver ekstrem di udara dengan kecepatan yang tidak masuk akal, terbang menjauh lalu menghilang, namun tiba-tiba meledak tanpa meninggalkan serpihan material di darat.
Hingga berita ini diturunkan, Pentagon menegaskan bahwa pembukaan dokumen ini bertujuan untuk mengedukasi publik sekaligus mematahkan teori konspirasi liar, meskipun mereka sendiri mengakui masih banyak anomali fisik dari objek-objek tersebut yang belum bisa dijelaskan oleh ilmu sains militer saat ini.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
8















































