Jakarta, CNN Indonesia --
Inggris meminta umat Muslim di negaranya untuk menghemat air terutama saat melakukan wudhu. Selain umat Muslim, warga keturunan Asia di Inggris juga turut diminta menghemat air saat mencuci beras.
Regulator industri air Inggris, Owfat, mengeluarkan imbauan itu melalui pernyataan pada Jumat (21/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip Middle East Eye, imbauan tersebut merupakan bagian dari program "water efficiency in faith and diverse communities" yang didanai oleh Ofwat.
Salah satu inisiatif terbaru dalam program tersebut adalah kerja sama antara South Staffordshire Water, Fakultas Teologi Universitas Cambridge, masjid ramah lingkungan pertama di Inggris Cambridge Central Mosque, serta sejumlah organisasi dan perusahaan penyedia air lainnya.
Dalam uji coba yang dilakukan di Cambridge, umat Muslim setempat didorong untuk hanya menggunakan satu liter air saat melakukan wudu sebelum salat.
Menurut Ofwat, yang merupakan departemen pemerintah non-kementerian, uji coba tersebut menunjukkan bahwa penggunaan botol berkapasitas satu liter dapat menghemat hingga 55 liter air per orang setiap hari.
Penggunaan air saat wudhu menjadi perhatian lantaran jumlah komunitas Muslim di Inggris cukup banyak. Berdasarkan pemantauan, banyak orang yang menggunakan hingga 12 liter air mengalir untuk berwudu lima kali sehari.
(rds)

8 hours ago
5















































