Israel Culik Seluruh WNI Relawan Kapal Global Sumud Flotilla Gaza

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Israel kembali menculik dua warga Indonesia (WNI) lainnya yang merupakan bagian dari relawan armada kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang menuju Jalur Gaza Palestina.

Per Rabu (20/5), WNI relawan GSF yang total berjumlah sembilan orang seluruhnya telah ditawan Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan informasi terkini (07.13 WIB), 9 (sembilan) WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel," kata Juru bicara 1 Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, melalui pernyataan.

Yvonne menuturkan Kemlu RI bersama Perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan kepada sembilan WNI tersebut.

"Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat," kata Yvonne.

Yvonne menegaskan Indonesia kembali mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan.

Yvonne menuturkan pemerintah Indonesia terus berdialog dengan negara lain terkait untuk mengupayakan pembebasan para WNI. Sebab, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

"Tentunya kita akan terus mengoptimalkan seluruh jalur komunikasi diplomatik untuk mengupayakan pembebasan para WNI, termasuk dengan memperkuat koordinasi bersama negara-negara yang warganya juga tergabung dalam GSF dan terdampak penahanan tersebut," ucap Yvonne melalui pernyataan tertulis kepada CNNIndonesia pada Selasa.

Salah satu negara yang akanmenjadi perantara Indonesia untuk bernegosiasi dengan Israeladalah Turki.Duta Besar Indonesia untuk Turki,Achmad Rizal Purnama, menuturkan Indonesia akan meminta Turki membantu negosiasi pembebasan WNI yang diculik Israel.

"Atas instruksi Menteri Luar Negeri, Dubes RI lakukan komunikasi dan koordinasi dengan otoritas di Turki dalam rangka pembebasan WNI dimaksud. Warga Negera Turki juga menjadi bagian dari GSF yang juga ditahan Israel," ucap Rizalsaat dikonfirmasi CNNIndonesia.

"Saya yakin semua pihak kita ajak bicara untuk bisa membebaskan WNI kita, termasuk dengan Turki,"paparnya menambahkan.

Namun, Rizal tak bisa memberi rincian lebih lanjut soal pihak atau negara lain yang diajak bicara Indonesia untuk membebaskan WNI. Dia hanya bisa "mengonfirmasi terkait dengan Turki."

Pasukan Israel menyerang dan mencegat armada kapal GSF di perairan internasional dalam beberapa hari terakhir. Mereka menahan ratusan relawan termasuk sembilan WNI yang ikut berlayar untuk menerobos blokade Israel.

Mereka ditangkap pasukan Israel dalam pelayaran Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). GPCI merupakan wadah atau delegasi nasional dari Indonesia yang tergabung dalam inisiasi GSF.

Situs web GSF yang melacak lokasi armada tersebut menunjukkan beberapa kapal dicegat di sebelah barat Siprus.

(rds)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perlautan | Sumbar | Sekitar Bekasi | |